Sempat Cekcok, Ade Armando Babak Belur dan Nyaris Ditelanjangi Dikerumunan Demostrans Mahasiswa

banner 120x600

Jakarta, CNC MEDIA.- Ade Armando, Pegiat Media Sosial sekaligus Dosen Universitas Indonesia dan juga sebagai Ketua Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS) babak belur dihajar sekelompok orang di kawasan Gedung DPR RI, Senin (11/4/2022). 

Kabar Ade Armando dipukuli massa di kawasan DPR. Foto Ade berlumuran darah beredar di media sosial. Belum ada keterangan rinci dari polisi terkait penyebab, pelaku dan kronologi pemukulan terhadap Ade Armando. 

Dari informasi yang dihimpun Redaksi CNC MEDIA, Ade sebelumnya terlihat berada di depan Kompleks Gedung DPR/MPR saat mahasiswa menggelar demonstrasi pada hari ini, Senin (11/4/2022).

Ade mengaku tak berniat ikut dalam aksi unjuk rasa bersama mahasiswa. Namun, ia mendukung aspirasi BEM SI yang menolak wacana penundaan pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden.

“Saya tidak ikut demo. Saya mantau dan ingin mengatakan saya mendukung,” kata dia kepada wartawan di lokasi, Senin (11/4/2022) siang.

Berdasarkan pantauan di lokasi Ade memang sejak siang tadi datang ke depan Gedung Parlemen mengaku mendukung aksi mahasiswa jika menuntut penolakan masa jabatan presiden diperpanjang 3 periode.

Sampai akhirnya sekira pukul 15.31 WIB selepas pimpian DPR dan Kapolri menghampiri massa, tak jauh Ade sedang dikerumuni sejumlah massa yang nampaknya orang dewasa.

Ade awalnya nampak tenang dan tak menggubris hujatan massa terhadap dirinya. Massa yang meneriaki dan menghampiri Ade mayoritas bukan lah mahasiswa melainkan orang tua.

“Munafik, munafik, ini bulan puasa tobat, tobat,” umpatan massa yang mengerubungi Ade.

Ade tampak tersenyum, dan satu orang terlihat mendorong dan ingin mengajak bertengkar. Ade sempat tersulut emosi dan akhirnya terjadi keributan.

Setelah itu massa kondisinya pecah dan ricuh dan yang meliput momen Ade tersebut kemudian menghindar. Kekinian Ade diamankan aparat dengan kondisi babak belur. (Red-CNC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *