LEBAK  

PEMIRA Tidak Berkeadilan, Mahasiswa UNMA Cabang Malingping Angkat Bicara

banner 120x600

Lebak (CNC MEDIA) – PEMIRA di kampus umumnya merupakan pesta demokrasi bagi seluruh mahasiswa untuk menentukan arah masa depan kampus untuk memilih Pemimpin selanjutnya pada Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).

Sejumlah Mahasiswa UNMA Cabang Malingping menyoroti berbagai hal dari proses PEMIRA di UNMA ini, banyak kekecewaan yang muncul diakibatkan oleh oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab pada tataran mahasiswa karena merasa tidak pernah dilibatkan dalam proses maupun pada pelaksanaannya. Minggu (23/6/2024).

Ketua GEMASA (Gerakan Mahasiswa Sastra) Diki Anwar mengatakan bahwa ketidakadilannya kepada Cabang dalam Perhelatan Demokrasi tahunan ini.

“Dari tahun ke tahun PEMIRA ini selalu menerapkan sistem JURDIL tapi nyatanya sering kali tidak pada penerapannya. Salah satunya tidak adanya TPS yang di sediakan di Cabang,” cetus Diki.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua HIMIP (Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan) Yoga, bahwasannya adanya ketimpangan dalam proses demokrasi ini.

“Kami merasa dari tahun ke tahun KPUM ini tidak melihat bahwa kami juga mahasiswa UNMA mempunyai hak suara untuk ikut serta mensukseskan Demokrasi Kampus, harusnya itu difasilitasi,” ujarnya.

Berdasarkan hasil kajian bersama mahasiswa UNMA Cabang Malingping mendapati beberapa keinginan dan tuntutan :
1. Libatkan proses Demokrasi Kampus untuk meluruh Mahasiswa UNMA baik Reguler Atau karyawan baik pusat maupun cabang,
2. Fasilitasi Hak suara Mahasiswa untuk memilih Baik berupa TPS jauh atau Online (Khusus Cabang / Kelas Karyawan),
3. Tegakan Keadilan Demokrasi Mahasiswa untuk kebaikan bersama.

Pengurus HIMAKOM (Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi) Alam menyampaikan bahwa aspirasi ini perlu ditindak lanjuti dan diindahkan demi terwujudnya demokrasi kampus yang berkeadilan.

“KPUM harusnya bisa membaca lebih jauh seluruh mahasiswa UNMA baik reguler maupun Non Reg agar teciptanya Iklim Demokrasi yang sehat, kalau memang tidak mampu TPS jauh maka gunakan sistem Daring,” katanya.

“Kami berharap Tuntutan itu dapat segera terealisasikan dalam kurun waktu se singkat ini. Apabila tidak diindahkan maka kami MOSI tidak percaya dan akan ditindaklanjuti,” tutupnya. (Kancing-CNC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *