banner 728x250

Geram dengan Kelakuan PT. Sentani Agro Perkasa, Warga Desa Sukatani Kec. Cikande Geruduk Pihak Manajemen

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Serang, CNC MEDIA.- Sekitar 50 orang mendatangi pihak PT. Sentani Agro Perkasa untuk menuntut hak sebagai warga pribumi agar diberdayakan dan diikut sertakan dalam perekrutan tenaga kerja, Jum’at (7/1/2022).

PT. Sentani Agro Perkasa, berdiri sejak Tahun 1981 selanjutnya untuk cabang Cikande sudah ada semenjak tahun 2014 dan bergerak dalam bidang penyediaan produk sarana pertanian seperti pupuk pestisida dan lain-lain.

banner 336x280

Karena banyak yang tidak bekerja apalagi setelah dihantam pandemi covid, warga sangat berharap mendapatkan pekerjaan dari Pabrik-pabrik yang ada di sekitar Desa Sukatani.

Terkait kejadian pagi ini, Pihak Warga Desa Sukatani Sudah beberapa kali melakukan mediasi dengan pihak manajemen agar tenaga kerja satpam, office boy dan operator minimal 20% dari warga sekitar karena banyak nya pengangguran di desa tersebut, Namun tidak pernah membuahkan hasil.

Jono (42 th) Tokoh Masyarakat Desa Sukatani “Karena Warga saya banyak yang nganggur saya meminta kepada Pihak PT. Sentani Agro Perkasa agar memberdayakan warga sekitar Pabrik dulu, jangan merekrut dari luar daerah, dulu memang ada beberapa yang kerja di Pabrik tersebut tapi sudah diberhentikan”

Baca juga :  Polda Banten Bersama Korem 064/MY dan Pemprov Banten Gelar Patroli Skala Besar Pada Hari Ke 4 PPKM Darurat

Sementara menurut Deni (39 th) Aparatur Desa Sukatani ” Pihak PT. Sentani Agro Perkasa Tidak pernah sowan atau berkoordinasi dengan pihak Desa, kalo misalkan harus ada tes katakan prosedurnya kepada pihak desa agar di ketahui, jangan ditutupi kalau ada perekrutan karyawan, warga kami tinggal di kawasan industri tapi pengangguran merajalela”

HM. NURSAMAN (45 th) Ketua Ormas PERPAM DPC Cikande sekaligus Tokoh Masyarakat Desa Sukatani, mengatakan, dirinya selaku kontrol sosial dan membawa aspirasi masyarakat Desa Sukatani beberapa kali berdebat dengan Pihak Manajemen PT. Sentani Agro Perkasa,

“Kami merasa diabaikan sebagai masyarakat, disini kami bukan pelanggar hukum justru kami sangat taat kepada hukum dan norma-norma, adanya kejadian penggerudukan oleh masyarakat sebagai bentuk kekesalan karena sudah beberapa kali kami ajukan untuk pemberdayaan tenaga kerja dari warga sekitar pabrik tapi pihak pabrik malah merekrut outsourcing dari luar kabupaten bahkan luar provinsi, menurut saya pihak PT. Sentani Agro Perkasa harus memiliki etika biar bagaimanapun pasti ada dampak negatif dari pabrik PT. Sentani Agro Perkasa bagi lingkung sekitar, maka dari itu kami menuntut pihak PT. Sentani Agro Perkasa untuk sedikit bijak dan memberikan peluang kerja bagi warga sekitar lokasi pabrik” tegasnya. (Bejo-CNC)

Baca juga :  Dewan Pers, Lakukan Verifikasi Faktual Terhadap Media Bangun Grup

Redaksi CNC MEDIA

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *