LEBAK, CNC MEDIA – Suasana kebersamaan terasa hangat di Kampung Pajagan, Desa Karangpamidangan, Kecamatan Wanasalam, Selasa (5/8/2025), saat warga bergotong royong membangun sebuah rumah kayu milik salah satu warga yang tengah membangun tempat tinggal baru.
Rumah tersebut dibangun sepenuhnya dari bahan kayu, dengan biaya berasal dari pemilik rumah sendiri. Namun untuk proses pembangunan, warga sekitar secara sukarela menyumbangkan tenaga dan waktu mereka melalui kegiatan gotong royong.
Sejak pagi hari, para warga, baik tua maupun muda, tampak antusias membantu pembangunan. Sebagian mengangkat kayu dan mempersiapkan rangka rumah, sementara yang lain membantu memasang dinding dan atap. Para ibu-ibu turut ambil peran dengan menyiapkan makanan dan minuman bagi para pekerja.
Pemilik rumah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh warga yang telah membantunya.
“Saya sangat berterima kasih. Walaupun biaya dari saya pribadi, tapi tanpa bantuan tenaga dari tetangga dan kerabat, tentu ini akan sangat berat. Alhamdulillah, berkat gotong royong ini pekerjaan jadi lebih ringan,” ujarnya dengan haru.
Gotong royong ini menjadi cerminan kuatnya nilai-nilai sosial di tengah masyarakat, di mana semangat tolong-menolong masih terjaga di tengah perkembangan zaman.
Ketua RT setempat mengatakan bahwa gotong royong semacam ini sudah menjadi budaya warga Pajagan.
“Di kampung ini, kita saling bantu. Tidak melihat besar kecilnya bantuan, yang penting ada rasa peduli. Itulah yang membuat kampung ini kuat,” katanya.
Rencananya rumah kayu tersebut akan digunakan sebagai tempat tinggal utama dan ditargetkan selesai dalam beberapa minggu ke depan, tergantung cuaca dan ketersediaan waktu warga untuk melanjutkan gotong royong.
Kegiatan ini tidak hanya mempercepat pembangunan, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga, memperkuat rasa persaudaraan, dan menjaga warisan budaya gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia. (Ahen-CNC)















