Tim SAR Gabungan Gunakan Drone Cari Balita yang Terseret Arus di Babatan Surabaya

SURABAYA, CNC MEDIA – Tim SAR gabungan menggunakan sejumlah pesawat tanpa awak (drone) untuk mencari balita berinisial MR (3,5) yang terperosok di sebuah selokan dan terseret arus air di Babatan, Surabaya, Jawa Timur.

“Kami fokuskan drone di area sungai yang banyak enceng gondoknya, di sekitaran jembatan SMPN 34. Itu untuk melihat dari atas karena tidak bisa terlihat dengan mata,” kata Komandan Tim Basarnas Kantor SAR Surabaya, Eko Aprianto, di Posko Pencarian Perumahan Royal Residen Surabaya, Kamis (26/12/2024).

Menurut Eko, semua operator drone sudah diberi rincian tanda-tanda yang harus dicari agar tubuh korban MR ditemukan. “Sudah saya kasih indikator, salah satunya kalau kebetulan di situ kumpul banyak lalat, agar mereka coba difokuskan di situ,” ucapnya.

Eko menjelaskan bahwa drone milik BPBD Jatim dan Diskominfo Surabaya tersebut dikerahkan karena tim SAR gabungan terkendala banyaknya enceng gondok yang mengumpul ke arah jembatan SMPN 34 Surabaya. Selain penggunaan drone, bagi tim yang menggunakan perahu karet, pencarian dilakukan dengan metode estafet serta teknik manuver untuk mencari MR. “Metode estafet untuk mengakali obstacle enceng gondok, sehingga daerah yang belum tersisir bisa tersisir oleh tim. Jadi sistemnya estafet dari posko sampai jembatan SMPN 34, untuk yang ke bawah nanti disisir dari jembatan Royal,” ujarnya.

Selain itu, tim juga menggunakan teknik manuver dengan perahu karet untuk membentuk ombak-ombak di sekitar pencarian, agar apabila korban tertimbun lumpur bisa terangkat ke permukaan. Eko menambahkan bahwa dalam pencarian hari ketiga juga ada penambahan personil dari relawan kebencanaan dengan total mencapai 70 orang.

Hingga saat ini, operasi pencarian masih belum membuahkan hasil dan belum ada tanda-tanda penemuan tubuh korban MR di wilayah yang dicari. “Untuk pencarian sudah mencapai lima kilometer dari titik awal korban hanyut, hingga pukul 15.00 WIB belum ada tanda-tanda,” tuturnya. (Red-CNC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *