Tanggapi masalah Kampung Bayam, LPI minta Mendagri Ganti PJ Gubernur DKI yang Diduga Tidak Pro Rakyat

banner 120x600

Ketum LPI : Kami Akan Hitam Putihkan Kantor Gubernur DKI Jakarta.

Jakarta (CNC MEDIA) – Rohmat Hidayat, Ketua Umum Laskar Pasundan Indonesia (LPI) mengatakan kepada awak media pihaknya menyoroti serius mengenai polemik yang ada di wilayah Kampung Bayam, Jakarta Utara yang mana dugaan intervensi dan intimidasi begitu keras terjadi terhadap masyarakat yang mana jelas peran PJ Gubernur DKI di pertanyakan Pro rakyat atau kah Pro kepada siapa?. Kamis (23/5/2024).

Lanjut Rohmat dengan adanya dugaan intervensi dan intimidasi yang terjadi disana jelas jelas bahwa PJ Gubernur DKI sama sekali tidak pro terhadap rakyat kecil maka dari itu pihak LPI mendesak Mendagri untuk mencopot posisi PJ Gubernur DKI yang dianggap gagal kelola Jakarta apalagi sampai dengan adanya paksaan terhadap masyarakat dengan cara diintervensi dan diintimidasi maka hal ini jelas bersebrangan dengan asas kemanusiaan.

Maka dari itu LPI mengancam akan mengepung Kantor Gubernur DKI Jakarat untuk memaksa PJ Gubernur DKI mundur dari jabatannya yang mana jelas diduga keras di era PJ Gubernur DKI hari ini jauh dari kata baik yang ada hanya menghamburkan keuangan negara untuk hal hal yang tidak jelas malah seakan akan ingin menghilangkan jejak kebaikan yang dilakukan oleh Gubernur sebelumnya

LPI juga tidak lupa menyinggung Dinas Dinas yang ada di Provinsi DKI Jakarta yang mana begitu banyak dugaan anggaran negara yang hanya dijadikan ajang bancakan semata.

“Tidak hanya itu LPI juga mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengaudit seluruh penggunaan APBD mulai Tahun anggaran 2023 dan Tahun anggaran 2024 di semua OPD yang ada di Provinsi DKI Jakarta,” pungkasnya. (Red-CNC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *