Proyek Peningkatan Jalan di Cijaralang Diduga Dikerjakan Asal Jadi

PANDEGLANG, CNC MEDIA.- Proyek peningkatan jalan yang dilaksanakan oleh CV Karina Utama Karya di Desa Cijaralang, Kecamatan Cimanggu, diduga dikerjakan asal jadi, akibatnya, belum lama selesai sudah mengelupas lagi.

Berdasarkan pantauan, proyek yang bersumber dari Pemkab Pandeglang melalui Dinas Perumahan Kawasan dan Pertanahan (DKPP) Pandeglang menelan anggaran senilai Rp.797.865.000,- sudah rampung dikerjakan, karena dilokasi sudah tidak ada para pekerja.

Tidak hanya itu, pekerjaan tersebut juga dinilai kangkangi spesifikasi teknis konstruksi. Dan pekerjaan itu hanya mekanisme asphal sprayer dan tidak menggunakan asphal piniser atau mesin penghampar hingga mengakibatkan bisa di congkel dengan jari kurang dalam pemadatan dan aspal curah saja.

Diketahui pemasangan batu yang dipasang mentah, diduga aspal kurang, bahkan disinyalir yang 50 meter tidak menggunakan LPB (Lapisan Pondasi Agregat Kelas B) pasalnya spleet menyatu ketanah merah dan ketebalanpun ber beda 7 cm tingginya.

Berdasarkan warga setempat, Entus yang merupakan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) menyayangkan terhadap anggaran pemerintah yang senilai itu mendapatkan mutu dan kualitas jalan seperti ini, dirinya juga terkejut bila proyek pengaspalan itu bisa dicongkel menggunakan jari tangan.

Baca juga :  PEDULI LINGKUNGAN, GRUP 1 KOPASSUS MENANAM 5.000 POHON DI DESA CILOWONG BANTEN DALAM RANGKA HUT KE-69 KOPASSUS

“Heran pak, memang betul itu pekerjaan belum lama rampung, tapi jika pekerjaan seperti itu, bisa di congkel dengan jari tangan pastinya, sudah bisa dinilai pekerjaan itu asal jadi, dan untuk LPB memang betul ada yang belum pakai, atau langsung ke tanah,” imbuhnya.

Sementara itu, awak media masih mencari siapa direktur CV Karina Utama Karya dan pihak Konsultan pengawas untuk mengkonfirmasi. (Nasrullah-CNC)

Redaksi CNC MEDIA

CNC MEDIA

Akurat dan terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *