banner 728x250

Kombes Pol Yusri Yunus : Pelaku Penganiaya Sopir truk bukan anggota TNI dan Nopol Pajero Juga Palsu

  • Bagikan
banner 468x60

Jakarta, CNC MEDIA.- Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara, berhasil meringkus tersangka berinisial OK sopir Pajero Sport yang diduga telah melakukan penganiayaan dan perusakan terhadap sopir container di Jalan Yos Sudarso, Sunter, Tanjung Priok, Jakut pada Sabtu(26/6). Aksi kekerasan itu, sempat viral dimedia sosial (medsos).

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pelaku diketahui bukan oknum TNI dan diketahui kalau plat Nopol B 1861 QH yang digunakan di Mobil Pajero Sport adalah palsu.

banner 336x280

“Bukan anggota TNI,” kata Yusir kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Utara Jalan Yos Sudarso Koja Jakarta Utara, Senin(28/6/2021).

Yusri menuturkan, kepada sopir container tidak perlu takut dengan ancaman ataupun kekerasan yang dilakukan oleh para preman. Polisi terus melakukan penindakan tegas preman yang telah meresahkan masyarakat.

“Kami sampaikan juga kepada pemilik (truk) trailer, tidak usah takut pada pengusaha-pengusaha kendaraan yang memang mengangkut barang-barang. Kemarin sudah kita lakukan penangkapan terhadap preman-preman, tidak usah takut,” jelas Yusri.
Yusri mengatakan, aparat keamanan akan menjaga kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara dari praktek premanisme.

Baca juga :  Bhabinkamtibmas di Gresik Menyisihkan Uang Gaji Membelikan Kasur Ibu Maruji di Bulan Ramadhan Yang Penuh Berkah

“Kami TNI Polri terus sinergi dalam menjaga keamanan. Kami akan menjaga semua dari gerakan preman-preman yang akan mengganggu perekonomian,” beber mantan Anjak Divisi Humas, Polri ini.

Seperti diketahui, sebuah video memperlihatkan seorang sopir truk container dianiaya dan kaca truknya dirusak oleh pengendara mobil Pajero Sport yang beredar di media sosial. Peristiwa tersebut terekam pengguna jalan yang melintas di lokasi kejadian.

Dalam video rekaman yang diunggah akun @romansasopirtruck, kejadian itu disebut bermula ketika mobil Pajero Sport berhenti secara mendadak di depan truk container. Tak lama kemudian, pengendara Pajero naik ke pintu truk sambil membawa tongkat pemukul atau stik. Aksi itu terjadi lantaran sang sopir Pajero Sport kesal merasa teringgung dengan bunyi klakson yang dikeluarkan truk container.

Redaksi CNC MEDIA

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *