LEBAK  

Gerak Cepat Kapolsek Malingping Polres Lebak tanggapi isu dugaan penganiayaan di SMKN 1 Malingping

LEBAK, CNC MEDIA.- Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Malingping Akp Sugiar Ali Munandar, S.H setelah mengetahui adanya informasi terkait ada dugaan penganiayaan oleh salah seorang guru berinisial (MR) atau (O), terhadap muridnya yang bernama Dimas di salah satu Sekolah SMKN 1 Malingping.

Dengan informasi tersebut Kapolsek Malingping ambil langkah cepat telah mengundang pihak sekolah serta murid beserta orang tuanya yang dimaksud untuk di mintai keterangan terkait informasi dugaan penganiayaan di Polsek Malingping Polres Lebak Polda Banten, Selasa pagi (27/9/2022).

Dalam giat tersebut Kapolsek Malingping yang didampingi Kanit Reskrim Ipda Samsu dan Anggota Bhabinkamtibmas Briptu Warih, hadir pula dari pihak sekolah M. Romdhani selaku Guru SMKN I Malingping, Alnita Nurbaeti selaku Guru SMKN I Malingping, Utari sandra dewi Guru SMKN I Malingping dan Dimas siswa SMKN I Malingping yang didampingi orang tuanya Endah Hadizah.

Menurut Kapolres Lebak AKBP Wiwin Setiawan, S.H yang diwakili Kapolsek Malingping AKP Sugiar Ali Munandar, S.H mengatakan, setelah mendapatkan informasi yang berkembang di masyarakat adanya dugaan penganiayaan oleh guru terhadap muridnya di SMK 1 Malingping, pihaknya langsung ambil langkah langkah dengan acar mengundang pihak sekolah serta murid yang di duga d aniaya dengan didampingi orangtuanya untuk hadir di Polsek Malingping.

“Setelah saya mendapatkan informasi bahwa ada dugaan penganiayaan murid SMK 1 Malingping oleh salah seorang gurunya, untuk memastikan informasi tersebut saya langsung ambil tindakan dengan mengundang pihak sekolah dan murid yang di maksud agar datang ke Polsek Malingping untuk memastikan apakah benar informasi yang saya dapatkan tersebut,” ucap Kapolsek Malingping.

“Setelah pihak sekolah dan murid yang didampingi pihak orangtuanya di mintai keterangan bahwa semua pihak menjelaskan kepada saya bahwa menurut mereka, informasi yang beredar tersebut tidak benar, sehingga pihak orang tua dari murid tersebut tidak membuat laporan,” terang Akp Sugiar.

Tambah Kapolsek mengatakan, namun pihaknya akan tetap lakukan penyelidikan terkait informasi dugaan penganiayaan tersebut, sehingga kebenaran ada tidaknya dugaan penganiayaan yang dimaksud.

“Walaupun kedua belah pihak mengatakan tidak adanya dugaan penganiayaan, tetapi kami akan lakukan penyelidikan agar terungkap kebenaran informasi tersebut,” tegas Kapolsek Malingping.

Di samping itu Endah Hadizah orang tua dari Dimas mengatakan “Awalnya saya kaget di undang pihak Polsek Malingping untuk konfirmasi adanya dugaan penganiayaan terhadap anak saya, namun anak saya menjawab tidak ada penganiayaan terhadap dirinya oleh guru, lalu saya sampaikan ke pihak Polsek Malingping bahwa tidak ada penganiayaan seperti informasi yang di dapat Kapolsek Malingping,” tutup Endah.

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *