LEBAK  

Sahabat Baehaqi Al Bulqini Menahkodai PAC Ansor Malingping

LEBAK, CNC MEDIA – Dalam Konferensi Anak Cabang (Konferancab V) yang berlangsung khidmat di Sekretariat Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU), Kampung Lebak Jaha, Desa Malingping Selatan, Sahabat Baehaqi Al Bulqini terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Malingping periode 2025–2028.

Kepemimpinan PAC sebelumnya diemban oleh Sahabat Nendi Rustiandi, yang dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dukungan moril, spiritual, serta kebersamaan seluruh elemen Ansor dan Nahdliyyin selama masa khidmah 2021–2025.

“Terima kasih atas dukungan dan kebersamaan yang luar biasa dari para sahabat Ansor, Banser, serta Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Kecamatan Malingping. Mohon maaf atas segala kekurangan selama saya menjabat,” ucap Ketua demisioner itu. Jumat (20/6/2025).

Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Lebak, Hikayatul Ahyat, turut menyampaikan apresiasi atas dedikasi jajaran PAC GP Ansor Malingping di bawah kepemimpinan Nendi. Ia juga menyampaikan harapan besar bagi kepemimpinan Baehaqi ke depan.

“Semoga pengorbanan para sahabat selama ini menjadi ladang kebaikan. Dan pemimpin berikutnya disehatkan jasmani, rohani, dan ekonominya,” tutur pria yang akrab disapa Romo.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah MWC NU Malingping, K.H. Usep Saepudin, dalam arahannya saat membuka Konferancab V, menyampaikan doa dan harapan agar PAC GP Ansor terus maju dan solid dalam mengemban amanah.

“Kami berharap pemimpin ke depan semakin kokoh sebagai santri Mbah Hasyim Asy’ari. Semua bentuk pengabdian yang telah dilakukan sungguh luar biasa dan semoga menjadi awal kebangkitan yang lebih besar,” ujar alumni Lirboyo itu.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 50 peserta dari berbagai unsur, di antaranya Kapolsek, Danramil, MUI, FSPP, Mustasyar dan Syuriah NU, Banser, MDS RA, IPNU-IPPNU, PMII, LDNU, dan JRA.

Suasana konferensi berlangsung tertib, hangat, dan penuh semangat kekompakan antara pemerintahan setempat dan elemen organisasi keislaman, hingga acara selesai secara paripurna. (Khotib-CNC)