BANTEN  

Wartawan Diduga Diintimidasi, Redaksi TintakitaNews Layangkan Surat, Kades Bojot Bungkam

SERANG, CNC MEDIA – Redaksi TintakitaNews melayangkan surat wawancara tertulis kepada Kepala Desa (Kades) Bojot, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, MN, pada Kamis (2/10/2025).

Langkah ini diambil guna memperoleh klarifikasi atas dugaan ucapan tidak pantas yang dilontarkan MN kepada wartawan TintakitaNews, Ali Imron, saat menjalankan tugas jurnalistik di Desa Bojot.

Surat tersebut dikirim menyusul sikap MN yang tidak pernah memberikan jawaban atas konfirmasi maupun klarifikasi terkait insiden yang kini menjadi sorotan publik.

Sekretaris Redaksi TintakitaNews, Dede Sutisna, menyatakan bahwa pihaknya telah berupaya meminta penjelasan secara resmi.

“Kami hanya ingin mengetahui maksud dan tujuan dari ucapan tersebut. Wartawan dilindungi undang-undang dalam menjalankan tugasnya, dan narasumber pun memiliki hak jawab. Jika merasa isi pemberitaan tidak tepat, seharusnya diklarifikasi, bukan malah melibatkan pihak lain yang tidak relevan,” ujar Dede di Kantor Desa Bojot.

Dede menambahkan, sebagai pejabat publik, MN seharusnya bersikap profesional dan tidak menghindari pertanyaan.

“Sikap menghindar justru menimbulkan opini liar di masyarakat. Jika merasa benar, kenapa harus risih dan menyalahkan media?” tegasnya.

Sebelumnya, pada Jumat (26/9/2025), Ali Imron melakukan kunjungan ke Kantor Desa Bojot untuk meliput kegiatan pembangunan yang bersumber dari anggaran APBDes.

Namun, ia mengaku mendapat perlakuan dan ucapan yang tidak pantas dari MN, yang terkesan anti-kritik dan bernada mengancam.

“Saya sedang berbincang dengan staf desa, lalu Pak Kades menghampiri dan menceritakan masa lalunya yang tidak relevan dengan topik liputan. Ia juga menyampaikan bahwa dirinya bisa berubah sikap, dan saya bisa terkena imbasnya karena tergabung di media TintakitaNews,” ungkap Ali.

Ucapan tersebut dibenarkan oleh salah satu staf desa yang turut mendengar percakapan tersebut bersama beberapa staf lainnya.

“Iya, saya dengar langsung. Nada ancamannya memang seperti itu,” ujar staf yang enggan disebutkan namanya.

Menanggapi hal ini, Staf Redaksi TintakitaNews, Sastra Wijaya, menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut.

“Demi keselamatan wartawan kami, redaksi akan menyerahkan persoalan ini kepada tim hukum dan segera berkoordinasi dengan pimpinan redaksi untuk mengambil langkah keredaksian,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, wartawan masih berupaya mengkonfirmasi pihak-pihak terkait. (Day-CNC)