PPKLS/KJBBS KUNJUNGI MUHAMAD ERFAN BAYI BERUMUR 1 TAHUN YANG MENGALAMI SAKIT HIDROSEFALUS

Malingping, CNC MEDIA.- Bayi Muhamad Erfan menderita hidrosefalus. Ia hanya bisa terbaring lemas di tempat tidur.  

Sebelumnya Muhamad Erfan sempat dirawat intensif di Rumah Sakit Cipto selama kurang lebih 5 bulan, kini Muhamad Erfan sudah pulang kerumah dan alhamdulilah meski keadaannya masih belum normal dan masih dibantu oleh alat medis.

Bayi 1 tahun itu dirawat di rumahnya dengan menggunakan alat seadanya, sekali sekali Erfan juga masih berobat jalan kerumah sakit terdekat di Malingping.

Anak dari Bpk Jupri dan Ibu Epi yang tinggal di Kp Jarahanak RT 006/002, Desa Sangiang, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak-Banten, kondisinya sangat memprihatinkan karena memang ada pada golongan kurang mampu.

Senin 12 April 2021 A Dudu selaku pembina *dari* Persatuan Pedagang Keliling Lebak Selatan (PPKLS) mengajak Iwa Kartiwa ketua, Royani bendahara dan Suardi/Uwo humas untuk berkunjung dan bersilaturahmi ke tempat Bpk Jupri karena Memang Bpk Jupri sendiri bagian dari pada keluarga besar pedagang yang ada di wilayah Lebak Selatan.

Iwa Kartiwa sebagai ketua turut ikut prihatin melihat kondisi Muhamad Erfan yang sampai saat ini masih bertahan hidup walau pun dibantu oleh alat medis seadanya.

Baca juga :  Jabatan Kapolres Lebak Resmi di Serahterimakan

“Kami selaku keluarga dari pedagang hanya mampu mendoakan semoga Muhamad Erfan bisa sembuh seperti layaknya anak anak lain,” ujar Iwa.

Melihat kondisi Bpk Jupri yang berpenghasilan pas pasan dari hasil jualan es cingcau yang dia kelilingkan sehari harinya itu sangatlah tidak memungkinkan apalagi disaat suasana pademi seperti ini.

A Dudu selaku pembina berharap agar para dermawan maupun dari pihak pemerintah setempat dan instansi lain semoga bisa cepat membantu kesusahan keluarga Bpk Jupri selaku orang tua Muhamad Erfan dan bisa datang langsung melihat keadaan keluarga Bpk Jupri, yang harus memenuhi kebutuhan Erfan setiap minggunya.

“Dalam satu Minggu sekali banyak uang yang harus ia cari untuk memenuhi kebutuhan Muhamad Erfan, contohnya Bpk Jupri harus membeli obat dalam 1 Minggu sekali, karena obatnya non BPJS harganya sampai Rp.250.000,- belum lagi harus membeli susu di online karna menggunakan susu khusus harganya pun sama mahalnya, harapan saya semoga ada dermawan atau pun orang orang yang berpenghasilan lebih ikut turut prihatin dan membantunya agar bisa meringankan bebannya,” harap A Dudu. (Bejo-CNC)

Baca juga :  Wisatawan Terseret Ombak Pantai Cibobos Awal Tahun Baru, Ditemukan Mengapung di Tengah Laut

Redaksi CNC MEDIA

CNC MEDIA

Akurat dan terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *