Paiman Raharjo, Dulu Tukang Sapu dan Satpam, Kini Jadi Wamendes PDTT

Jakarta, CNC MEDIA.- Presiden Joko Widodo melantik Paiman Raharjo sebagai Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi (Wamendes PDTT) di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/7/2023).

Paiman menggantikan posisi Wamendes PDTT sebelumnya, Budi Arie Setiadi yang juga dilantik menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).

Adapun pelantikan Paiman sebagai Wamendes PDTT tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 32 M Tahun 2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju Periode Tahun 2019-2024.

Tidak banyak yang mengenal Paiman. Pasalnya, dirinya bukanlah sosok politisi yang aktif wara-wiri. Paiman adalah rektor Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama). Sebagai rektor dirinya resmi dilantik pada Mei 2022 lalu. Dirinya diambil sumpah jabatan untuk periode 2022-2027.

Namun, sebelum berjaya sebagai rektor, Paiman pernah bergelut sebagai tukang sapu dan satpam. Kisahnya ini dituangkan dalam buku ‘Tukang Sapu jadi Profesor’.

Paiman lahir di Klaten, 17 Juni 1967. Sosoknya datang dari keluarga miskin dengan delapan bersaudara. Pendidikan adalah hal yang sulit dicapai Paiman sehingga dirinya memutuskan merantau ke Jakarta setelah lulus SMP pada 1984.

Pekerjaan pertamanya di Jakarta ia memilih bekerja sebagai tukang sapu di Yayasan Gembala Baik.

Sembari bekerja sebagai tukang sapu, ia juga melanjutkan sekolah di STM Budhaya Jakarta dan lulus pada 1989. “Sekolah lagi di STM karena dorongan suster di yayasan, mereka orang-orang baik,” ucap Paiman.

Selain bekerja sebagai tukang sapu, di yayasan itu Paiman juga berkerja sebagai tukang kebun hingga satpam.

Setiap pekerjaan yang didapatkan dilakukan Paiman dengan maksimal. Setelah lulus STM, Paiman melanjutkan pendidikan S1 Ilmu Administrasi dan S2 Magister Administrasi di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Jakarta.

Saat kuliah itu, Paiman juga mulai membuka usaha fotokopi dan membuka usaha tour and travel.

Lulus kuliah, Paiman dipercaya menjadi dosen di almamaternya itu. Meski telah menyandang gelar magister, Paiman tak berpuas diri. Ia lalu melanjutkan kuliah S3 Ilmu Administrasi di Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung.

Paiman saat ini menjabat sebagai Rektor Universitas Moestopo, Jakarta.

Sebelum menjadi orang nomor satu di universitas ini, Paiman menjabat sebagai Komisioner PT Food Station Tjipinang Jaya pada 2013 dan Komisaris Independen PT Perusahaan Gas Negara (PGN) pada 2015. (Red-CNC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *