LEBAK, CNC MEDIA – Meski hanya terdiri dari 27 rumah, semangat warga Kampung Cipelet, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriyah patut diapresiasi.
Bertempat di Musolah Al Muklisin, peringatan Maulid tahun ini mengusung tema “Meniru Akhlak Rasulullah”, yang menjadi refleksi mendalam bagi seluruh jamaah yang hadir. Senin (8/9/2025).
Acara yang berlangsung malam hari ini dihadiri oleh lebih dari seribu jamaah, termasuk dari luar desa. Tokoh masyarakat setempat, Kiyai Arjam, bersama seluruh warga Cipelet, menunjukkan semangat luar biasa dalam menyambut dan menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang sarat makna ini.
Dalam sambutannya, Ketua MUD Cipeundeuy KH Sohib menyampaikan bahwa Maulid Nabi bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk memperkuat akhlak dan ukhuwah.
“Kita tidak hanya mengenang kelahiran Rasulullah, tapi juga berusaha meneladani akhlaknya. Kampung kecil seperti Cipelet telah menunjukkan bahwa semangat keagamaan tidak ditentukan oleh jumlah penduduk, tapi oleh ketulusan hati,” ujar KH Sohib.
Kepala Desa Cipeundeuy, Feni Permatasari, S.Pd., turut memberikan apresiasi atas antusiasme warga. “Saya bangga melihat bagaimana warga Cipelet menjaga tradisi Maulid dengan penuh semangat. Ini bukti bahwa nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan masih sangat kuat di tengah masyarakat kita,” ungkapnya.
Puncak acara diisi dengan tausiyah oleh Kiyai Hadi, seorang ulama kharismatik dari Desa Senanghati. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya meneladani sifat-sifat Rasulullah seperti jujur, sabar, dan kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari.
“Akhlak Rasulullah adalah cahaya yang harus kita bawa dalam setiap langkah. Jangan hanya diperingati, tapi harus dihidupi,” tegas Kiyai Hadi.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Musolah Al Muklisin bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga penguatan spiritual dan sosial bagi warga. Semangat yang ditunjukkan oleh Kampung Cipelet menjadi inspirasi bahwa nilai-nilai Islam dapat tumbuh subur di mana pun, selama ada keikhlasan dan kebersamaan. (Asep Regar-CNC)
















