LPI Sebut Pekerjaan Infrastruktur di Desa Warung Kiara Asal Asalan Minta Inspektorat Segera Audit

Resti Fauzi. Bendahara Umum Laskar Pasundan Indonesia (LPI) DPD Kabupaten Sukabumi
Resti Fauzi. Bendahara Umum Laskar Pasundan Indonesia (LPI) DPD Kabupaten Sukabumi
banner 120x600

Sukabumi, CNC MEDIA.- Resti Fauzi, Bendahara Umum Laskar Pasundan Indonesia (LPI) DPD Kabupaten Sukabumi mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan investigasi di lapangan terkait beberapa pembangunan yang dilakukan oleh Desa Warung Kiara, Kecamatan Warung Kiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dengan dugaan proyek yang dibangun oleh Dana Desa tersebut diduga keras dikerjakan asal asalan.

Lanjut Resti pihaknya juga menyoroti terkait beberapa program yang memang dilakukan oleh pihak Desa Warung Kiara yang mana pada Dana Desa Tahap I ada 3 pekerjaan infrastruktur yang mana diduga keras semua asal jadi dan ada pekerjaan yang diduga berbeda antara gambar perencanaan awal dengan pelaksanaan pekerjaan.

Maka dari itu pihak LPI mendesak kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi untuk segera memeriksa Kepala Desa beserta jajarnya bahkan tidak cuma itu LPI pun mempertanyakan terkait Aliran Dana CSAR yang diberikan oleh pihak BRI Warung Kiara dengan dugaan dan isu yang berkembang dikuasai Kepala Desa.

“Dengan Beberapa hal yang ada di lapangan bahkan ada pengakuan dari warga adanya sumbangan dari warga 10 sak semen pada pengerjaan rambat beton yang dilakukan maka dengan hal itu pihak LPI akan segera lakukan Laporan Tertulis kepada Inspektorat, Aparatur Penegak Hukum khususnya Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat karena jelas mengingat Dana Desa yang mana harus di realisasikan dengan sebenar benarnya bahkan Presiden sudah memberikan intruksi untuk seluruh elemen masyarakat untuk ikut peran serta dalam memantau setiap kegiatan yang dilakukan dengan menggunakan Dana Desa,” pungkasnya.

Sampai berita ini diterbitkan pihak desa belum menjawab konfirmasi. (Red-CNC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *