BANTEN, CNC MEDIA – Ketua Umum Laskar Pasundan Indonesia (LPI), Rohmat Hidayat, menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-25 untuk Provinsi Banten. Ia berharap momentum ini menjadi titik balik menuju pemerintahan yang adil, merata, bebas dari korupsi dan nepotisme.
Dalam pernyataannya kepada awak media, pada Sabtu (4/10/2025) Rohmat menyoroti perlunya pembenahan serius oleh Pemerintah Provinsi Banten, khususnya dalam penggunaan anggaran.
Ia mengingatkan agar pengelolaan keuangan daerah tidak terkesan “ugal-ugalan” tanpa manfaat nyata bagi masyarakat.
Menjelang pelantikan pejabat eselon II, Rohmat juga mengingatkan bahaya laten nepotisme yang menurutnya masih melekat kuat di tubuh Pemprov Banten. “Awas, dugaan nepotisme sangat melekat hari ini,” tegasnya.
Lebih lanjut, LPI mendesak Gubernur Banten untuk mengevaluasi tunjangan anggota DPRD Provinsi Banten.
Rohmat menyoroti besarnya tunjangan biaya perumahan yang mencapai Rp43 juta per bulan, angka yang dinilai tidak relevan dengan kondisi ekonomi masyarakat. “Jika tidak dievaluasi, bubarkan saja DPRD-nya,” ujar Rohmat.
Tak berhenti di situ, LPI juga meminta aparat penegak hukum (APH) segera memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) dan Ketua DPRD Banten atas dugaan berbagai persoalan yang selama ini luput dari sorotan publik dan penindakan hukum.
Sebagai bentuk keseriusan, LPI mengancam akan menggelar aksi massa untuk mendesak evaluasi tunjangan DPRD, pemeriksaan terhadap Ketua DPRD dan Sekda Banten, serta pencopotan Plt Sekwan yang dinilai bertanggung jawab atas penggunaan anggaran yang tidak transparan di lingkungan Setwan Banten. (Red-CNC)
















