BEM UNTAD GELAR DISKUSI JELANG HARI BURUH SEDUNIA, HADIRKAN NARASUMBER “ANTO BADUNG”

PALU, CNC MEDIA.- Badan Eksekutif Mahasiswa Untad gelar diskusi menjelang Peringatan Hari Buruh 1 Mei 2021 atau May Day di Untad yang yang menghadirkan narasumber “ANTO BADUNG” selaku Kordinator Bidang Advokasi dan Hukum Serikat Pekerja Industri Morowali.

Jum’at 31 April 2021 Diskusi yang berlangsung di Sekretariat Badan Eksekutif Mahasiswa Untad, ini membahas tentang pemberian hak hak buruh tentang Pengupahan dan memahami peran serta tanggung jawab pemerintah dan pihak pihak lain nya dalam mewujudkan kesejateraan buruh/pekerja.

Diskusi ini juga dihadiri oleh beberapa ketua ketua lembaga, dan mahasiswa Universitas Tadulako.

Peringatan hari buruh internasional yang dilakukan setiap tanggal 1 Mei menjadi hari raya bagi kaum buruh sedunia.

Hari Buruh Internasional atau lazim disebut dengan Mayday dikenang sebagai hari bersejarah bagi kelas pekerja, karena pada tanggal tersebut menjadi titik perjuangan yang bekerja untuk memperjuangkan penurunan jam kerja dari 20 jam kerja menjadi 8 jam kerja setiap hari yang diikuti 400.000 buruh.

Aksi besar-besaran di Haymarket Amerika tersebut berlansung selama 4 hari sejak tanggal 1 hingga 4 Mei 1886, polisi Amerika kemudian menembaki para demonstran tersebut sehingga ratusan orang tewas dan para pemimpinnya ditangkap lalu mati, para buruh yang meninggal dikenal sebagai martir.

Baca juga :  KONSOLIDASI PERDANA TIM DELAPAN BERSAMA JARINGAN INDONESIA MAJU

Peristiwa ini juga dikenal sebagai peristiwa haymarket. Karena percaya tersebut, maka pada tahun 1886 oleh kongres Federation of Organized Trades and Labour Unios ditetapkan sebagai Hari Buruh Internasional.

“Dan sejak itu, setiap tanggal Satu Mei dijadikan sebagai momentum bagi kaum buruh untuk menuntut kedaulatan hak ekonomi dan politik industrial,” ucap Anto Badunk selaku pemantik diskusi.

Dandi selaku Menko pengetahuan dan pergerakan, mengatakan, Tujuan Kegiatan ini tak lain untuk Membangun pemahaman bersama tentang sejarah dan pentingnya memperingati hari buruh sedunia (mayday) setiap tahun.

Memetakan tantangan dan peluang yang melayani oleh buruh/pekerja dalam konteks hubungan industrial yang berkaitan dengan upaya pemenuhan hak-hak normatif dan kesejahteraan buruh.

Memahami peran dan tanggung jawab pemerintah dan pihak-pihak lainnya dalam mewujudkan kesejahteraan buruh/pekerja serta Mendorong inisiatif dan kerjasama semua pihak dalam upaya pemenuhan hak-hak normatif buruh.

Peringatan Hari Buruh Internasional juga merupakan momen penting untuk menyampaikan aspirasi kepada pemegang kekuasaan baik pemilik modal maupun pemerintah atau lembaga tripartite ketenagakerjaan.

Baca juga :  Desa Prabumenang Raih Juara 1 Perlombaan PPKM Mikro se-Kabupaten Lahat

Menteri Kajian Strategis dan Aksi Propaganda Ahmad Syahrul Ramadhan selaku moderator, menarik beberapa kesimpulan pada diskusi kali ini.

Peringatan hari buruh kali ini, tentunya masih banyak hak-hak buruh/pekerja yang perlu dituntaskan dari segi gaji yang tidak sesuai Regulasi, dan tunjangan-tunjangan lainnya, oleh karenanya mahasiswa dapat menjadi ujung tombak dalam permasalahan ini.

Untuk implementasi yang namanya agen perubahan, dan tetap mngawal untuk menuntaskan hak hak buruh, ilmu pengetahuan harus di barengi dengan aksi agar ilmu pengetahuan dari seorang mahasiswa dapat membekas dan bisa menjadi implementasi di lapangan tentunya.

Selain diskusi untuk memperingati Hari Buruh Internasional Bemut juga merangkaikan dengan Buka bersama oleh Badan eksekutif Mahasiswa dan mahasiswa universitas tadulako untuk menjaga silaturahim antar mahasiswa. (MAHASWARA INFO)

Redaksi CNC MEDIA

CNC MEDIA

Akurat dan terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *