LEBAK  

Aspirasi Dewan Dijadikan Tameng, Jalan Rusak di Mekarsari Kec. Rangkasbitung Cermin Lemahnya Prioritas Dana Desa

LEBAK, CNC MEDIA – Warga Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, dan Desa Gubugan Cibeureum, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, mengeluhkan kondisi jalan penghubung antar kecamatan yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki. Jalan sepanjang 200 meter dengan lebar 2,5 meter ini telah bertahun-tahun dibiarkan tanpa penanganan, meski menjadi akses vital untuk sekolah, perdagangan, dan layanan kesehatan.

“Jalan poros antar Desa Mekarsari dan Gubugan Cibeureum ini sudah lama rusak parah, tetapi tidak ada tindakan nyata dari pemerintah desa. Seolah sengaja dibiarkan,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Kerusakan semakin parah saat musim hujan. Permukaan jalan yang berlubang, berbatu, dan licin membahayakan keselamatan warga, terutama anak-anak sekolah dan pasien yang harus dibawa ke fasilitas kesehatan.

Kepala Desa Mekarsari, Iwan Sopiana, menyatakan telah mengajukan perbaikan jalan melalui jalur aspirasi anggota dewan.

“Mudah-mudahan tahun depan bisa terealisasi dari anggaran aspirasi dewan. Pengajuannya sudah saya sampaikan,” tulis Iwan Sopiana melalui pesan WhatsApp, Selasa (16/9/2025).

Namun, pernyataan tersebut memicu kritik dari kalangan aktivis. Mereka menilai pemerintah desa terlalu bergantung pada aspirasi dewan dan tidak memaksimalkan Dana Desa (DD) yang digelontorkan setiap tahun oleh pemerintah pusat.

“Kalau aspirasi dewan tidak disetujui, sampai kapan jalan ini akan dibiarkan rusak? Dana Desa yang besar itu sebenarnya dipakai untuk apa?” tanya seorang aktivis di Lebak.

Kondisi ini dinilai mencerminkan lemahnya prioritas pembangunan infrastruktur di tingkat desa. Warga berharap pemerintah desa tidak hanya menunggu bantuan eksternal, tetapi juga menunjukkan transparansi dan tanggung jawab dalam penggunaan Dana Desa demi kepentingan masyarakat. (Day-CNC)