Jakarta, CNC MEDIA.- Bakal pasangan capres dan cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar memulai rangkaian acara pendaftaran calon peserta Pilpres 2024 ke KPU RI, Kamis pagi, (19/10/2023) dengan shalat subuh berjamaah, sungkem, dan doa bersama dipimpin ibunda Anies, Aliyah Rasyid Baswedan.
Muhaimin tiba di kediaman Anies di kawasan Lebak bulus, Jakarta Selatan, Kamis pagi. Keduanya berbincang sebentar sebelum Anies meminta doa restu ibundanya sebelum berangkat ke DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Aliyah Rasyid pun memohon perlindungan Allah Swt agar prosesi pendaftaran Anies-Muhaimin ke KPU RI berjalan lancar.
“Pada kesempatan ini, kami, terutama Ananda Anies dan Ananda Imin, akan melakukan suatu pekerjaan yang besar. Kami ini, ya, Allah lemah tanpa bantuanmu, tanpa perlindunganmu,” demikian bunyi doa yang dipanjatkan Aliyah.
Anies-Muhaimin kemudian berangkat meninggalkan kediaman Lebak Bulus pada pukul 05.34 WIB menuju DPP PKS di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan.
Rencananya, sebelum mendaftar ke KPU RI, Anies-Muhaimin mendatangi Kantor DPP PKS, kemudian Kantor DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan terakhir ke NasDem Tower di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, yang paling dekat dengan Kantor KPU RI.
20.000 Simpatisan ikut mengantar
Juru Bicara Anies Baswedan, Sudirman Said mengatakan, akan ada 20.000 simpatisan yang akan mengantarkan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) saat mendaftarkan diri sebagai calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kamis (19/10/2023).
“Kami minta izin untuk 20.000 orang, termasuk massa dari partai,” ujarnya saat ditemui di Rumah Koalisi Perubahan, Jalan Brawijaya X, Jakarta Selatan, pada Selasa (17/10/2023).
Sudirman mengatakan, jumlah tersebut baru yang dilaporkan akan ikut meramaikan pendaftaran. Ada kemungkinan massa yang datang lebih banyak.
“Karena masing-masing simpul (relawan) kelihatannya ingin membawa sebanyak mungkin anggota dan komunitasnya,” imbuhnya.
Adapun untuk iring-iringan, relawan diminta untuk langsung ke Kantor KPU. Sedangkan capres-cawapres Anies dan Cak Imin akan memulai perjalanan di kediaman masing-masing.
“Kemudian menuju ke PKS, kemudian dari PKS menuju ke PKB, dari PKB menuju ke Nasdem, dari Nasdem nanti bersama-sama menuju ke KPU,” imbuhnya.
Sebelumnya, Koordiantor Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU Idham Holik mengungkapkan, KPU sudah menerima surat pemberitahuan rencana pendaftaran Anis dan Muhaimin sebagai calon presiden dan calon wakil presiden.
Idham mengatakan, surat pemberitahuan tersebut dilayangkan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang terdiri dari Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Surat diterima pada Sabtu (14/10/2023) sore. “(KPP) berencana mendaftarkan bakal calon presiden dan calon wakil presiden pada hari pertama, 19 Oktober jam 8 sampai selesai,” kata Idham dalam konferensi pers di gedung KPU, Jakarta Pusat, Senin (16/10/2023).
Sebagai informasi, KPU RI mengonfirmasi akan membuka pendaftaran capres-cawapres pada 19-25 Oktober 2023.
Idham menyebutkan, bahwa tanggal itu tak berubah meski pihaknya belum mengundangkan secara resmi Peraturan KPU tentang Pencalonan Presiden-Wakil Presiden.
“Insya Allah semuanya berjalan lancar sesuai tahapan dan jadwal yang dirancang dan ditetapkan oleh KPU,” ia menambahkan. (Red-CNC)
















