Lebak, CNC – LSM LP-KPK Soroti pengerjaan pembangunan Jalan Bang Andra ruas Sukanegara Gunung Kencana, Kabupaten Lebak Banten, Sabtu 15 Agustus 2026.
Paket Pekerjaan Pembangunan Koneksivitas Ruas Jalan Desa Sukanegara – Desa Gunung kencana tersebut disebut asal-asalan oleh LP-KPK dikarenakan beton retak diduga tidak sesuai standar teknis pengerjaan dan penanganannya.
“Dari video viral yang beredar, keretakan beton diduga karena pengerjaan tidak sesuai teknis standar, bisa jadi juga karena mutu beton dan hal lainnya. Namun anehnya, dibetulkan pun diduga lagi-lagi tidak sesuai standar, seperti hanya dikucurkan air campuran semen, harusnya itu di grouting,” ujar Iyan Nulhadi dari LP-KPK.
Kejadian tersebut pun dipertanyakan, bagaimana manajemen kegiatan proyek baik dari penyedia barang dan jasa maupun pihak Dinas PUPR Provinsi Banten.
“Bisa terjadi demikian itu bagaimana, kemana pelaksana lapangan perusahaan kontraktor, kemana Konsultan yang dibayar untuk mengawasi dan kemana pengawasan teknis pihak Dinas PUPR Provinsi Banten,” ungkapnya.
Diakhir, LP-KPK akan menindaklanjuti ini dengan mengirimkan surat kepada Dinas PUPR Provinsi agar bisa mengklarifikasi peristiwa tersebut.
“Kita akan berkirim surat, pihak Dinas PUPR Banten maupun kontraktor dan konsultan, akan kita minta penjelasannya. Jika nanti dalam penjelasan tidak dapat dipertanggungjawabkan, maka kami akan tindaklanjuti dengan langkah lainnya,” tegasnya.
Informasi yang diterima , paket jalan konektivitas tersebut dilaksanakan oleh PT. Sindang Mulya Jaya Perkasa dengan anggaran Rp. 6.971.993.000 melalui Dinas PUPR Provinsi Banten yang dikenal dengan program Jalan Bang Andra. Pada tahun sebelumnya pun Program Jalan Bang Andra diketahui menjadi sorotan karena sekitar 13 titik paket pekerjaan disinyalir bermasalah.















