LEBAK, CNC MEDIA – Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Malingping, melaksanakan kegiatan koordinasi lintas sektoral bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lebak.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat kerja sama antara Kementerian Agama (Kemenag) dan Organisasi Keagamaan, khususnya Nahdlatul Ulama (NU), dalam mendukung program prioritas “Kemenag Berdampak: Kemenag Menyapa Umat, Berdampak Nyata.” Di Gedung PCNU Kabupaten Lebak Kampung Cempa Kecamatan Kalanganyar. Jum’at, (07/11/2025).
Nasrul, S.Hum menyampaikan, dalam kegiatan tersebut PAI KUA Kecamatan Malingping menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan, mewujudkan masyarakat yang religius, moderat, dan sejahtera.
“Kerja sama ini diharapkan dapat berjalan berkesinambungan melalui berbagai bidang program kerja Kementerian Agama, yaitu:
1. Bidang Keagamaan – pembinaan ibadah, penguatan aqidah, serta pemeliharaan moderasi beragama di tengah masyarakat.
2. Bidang Keluarga – peningkatan ketahanan keluarga melalui pembinaan nilai-nilai keislaman dan keharmonisan rumah tangga.
3. Bidang Sosial dan Ekonomi Kuat – pemberdayaan ekonomi umat serta peningkatan kepedulian sosial berbasis nilai keagamaan.
4. Bidang Pendidikan – penguatan lembaga pendidikan keagamaan yang berkarakter dan berwawasan moderat.
5. Bidang Hukum Islam – peningkatan pemahaman dan penerapan hukum Islam secara adil, maslahat, dan sesuai konteks masyarakat,” ucapnya Wakil Tanfidziyah MWCNU Malingping pada Media.
Selain itu Nasrul menegaskan, melalui koordinasi lintas sektoral ini PAI KUA Kecamatan Malingping, berperan aktif sebagai jembatan antara Kemenag dan organisasi keagamaan, khususnya NU, untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menghadirkan dampak nyata bagi kehidupan umat.
“Ormas Islam, seperti NU sangatlah penting menjembatani Umat, jadi wajar NU dan Kemenag berdampingan. Karena, untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathoniyah, dan Ukhuwah Basyariyah, demi mewujudkan kemaslahatan bersama,” pungkasnya.
KH. Asep Saepullah selaku Ketua PCNU Lebak menuturkan pada Media, mengapresiasi dan mendukung penuh sebagai Kader NU bisa menghibahkan jiwa raganya untuk kepentingan umat, harus bisa mendakwahkan dan bawalah NU di tengah Masyarakat.
“Bimbing Masyarakat untuk bisa mengamalkan Aswaja terutama sikap sosial kemasyarakatan yang (Tasamuh) harus bisa menghargai dan menerima perbedaan, (Tawazun) seimbang atau harmoni, selalu kedepankan ilmu dan amal sholih, dzikir dan fikir, kemudian mmpertimbangkan aspek kebahagian dunia akhirat, (Tawasuth) jalan tengah tidak ekstrim kiri, tidak ekstrim kanan, (I’tidal) tegak lurus tidak melihat aspek dari orang lain, tapi benar dan salahnya, selama benar ikuti, ketika salah maka jauhi, dan (Amar Ma’ruf Nahi Munkar) harus menurut NU, itulah Amar Ma’ruf bil ma’ruf, nahi munkar bil ma’ruf. Tidak menginginkan hal kekerasan dalam amar ma’ruf nahi munkarnya. Jadi simpulnya kalau kita hanya sekedar menyampaikan ke-NU-an saja, maka tentu bagaimana Masyarakat jadi NU, harapannya selain memasyarakatkan NU dan Meng NU-kan,” tutupnya di sela-sela silaturahmi bersama Kader NU. (IB/Khotib-CNC)
















