BANTEN  

Terkait Tuduhan Fitnah, King Badak Siap Laporkan Oknum Anggota DPRD Banten ke Mahkamah Partai dan BKD DPRD Banten

BANTEN, CNC MEDIA – Ketua Umum Badak Banten Perjuangan (BBP), H. Eli Sahroni, yang akrab disapa King Badak, menyatakan telah mengantongi cukup data dan informasi untuk menindaklanjuti tuduhan fitnah yang menyebut dirinya menerima dana aspirasi sebesar Rp100 juta.

King Badak menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan telah mencemarkan nama baik dirinya serta organisasi yang ia pimpin. Ia menyebut telah mengidentifikasi pihak yang menyebarkan fitnah dan tengah mempersiapkan langkah hukum.

“Kami sudah memiliki data dan informasi mengenai siapa yang menebar fitnah. Saat ini tim kami sedang mempersiapkan dokumen untuk melaporkan oknum tersebut ke Mahkamah Partai PKB dan Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPRD Provinsi Banten,” ujar King Badak, Jumat (17/10/2025).

Ia menekankan bahwa pelaporan ini bukan sekadar bentuk perlawanan pribadi, melainkan upaya pemulihan nama baik yang telah tercemar oleh tuduhan tak berdasar.

“Laporan pengaduan ini menjadi prioritas untuk memulihkan nama saya yang sudah dicemarkan dengan tuduhan menerima uang untuk koordinasi dengan media dan lembaga di Lebak,” tegasnya.

King Badak juga menegaskan komitmennya untuk mengawal proses hukum hingga tuntas. Menurutnya, besar kecilnya kesalahan tetap harus dipertanggungjawabkan secara moral maupun hukum oleh pihak yang menyebarkan fitnah.

“Ini menjadi prioritas dan akan kami kawal sampai selesai. Besar kecilnya kesalahan tetap harus dipertanggungjawabkan oleh oknum dewan tersebut,” tambahnya.

Menjaga Integritas, Menolak Politik Praktis

Sebagai tokoh vokal dalam isu sosial dan advokasi rakyat, King Badak menegaskan bahwa Badak Banten Perjuangan berdiri di atas nilai kejujuran dan perjuangan. Ia mengingatkan agar pejabat publik di Banten menjaga integritas dan tidak menjadikan politik sebagai alat untuk menjatuhkan sesama.

“Kami tetap fokus berjuang untuk rakyat kecil, bukan untuk kepentingan politik praktis,” tutupnya. (Red-CNC)