Yoyon Sujana SE Berikan Bantuan dan Hibahkan Lahan Kepada 7 KK Warga yang Terusir di Desa Cimanis

Pandeglang, CNC MEDIA.- Melihat kondisi 7 KK, warga Desa Cimanis, Kecamatan Sobang Kabupaten Pandeglang, Banten, yang kini tinggal sementara di tenda darurat setelah terusir dari tempat tinggalnya oleh pemilik lahan, menyulut keprihatinan kader dan simpatisan partai berlambang mercy dibawah kepemimpinan Agus Hari Murti Yudhoyono alias AHY.

Dari pantauan Awak Media, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Pandeglang, Yoyon Sujana SE beserta jajaran pengurus dan kader serta simpatisan berkunjung langsung menemui warga selaku korban pengusiran di tenda darurat Desa Cimanis, Minggu (18/04/2021) Pukul 11.30 WIB.

Dalam kunjungannya, disaksikan Kepala Desa Cimanis, Tasma, serta perwakilan Dinas Sosial dan Tagana Kabupaten Pandeglang, berikut aktivis dari FPR, Yoyon memberikan bantuan uang tunai kepada warga dan berjanji akan menghibahkan lahan kepada 7 KK seluas 100 meter bagi setiap Kepala Keluarga yang menjadi korban.

“Ini bentuk kepedulian Partai Demokrat, dikala melihat dan menyaksikan kesulitan yang dialami masyarakat, ” ujar Yoyon 

Yoyon juga membenarkan, akan rencananya menghibahkan lahan seluas 100 meter kepada setiap Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban pengusiran tempat tinggalnya tersebut.

Baca juga :  Penyaluran BPNT di Kecamatan Sobang Tertunda, Camat Sukendar : Saya Tegaskan Besok Disalurkan

“Ya kami akan hibahkan lahan kepada masing – masing KK seluas 100 meter yang berlokasi di Desa Kuta Mekar Kecamatan Sobang, ” janji Yoyon.

Yoyon menambahkan, sebagai wakil rakyat dan kader partai, baginya sudah merupakan kewajiban untuk membantu setiap permasalahan yang timbul di tengah – tengah masyarakat. 

“Kami atas nama Partai Demokrat akan terus berjuang untuk masyarakat. Karena kami lahir dan besar, itu karena dukungan dari masyarakat, ” cetus Yoyon.

Redaksi CNC MEDIA

CNC MEDIA

Akurat dan terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *