banner 728x250

Warga Tagih Janji PT Cemindo Gemilang Perbaikan Jalan Rusak Dampak Dari Beban Kendaraan Perusahaannya

  • Bagikan
banner 468x60

PT Cemindo Gemilang tidak menepati janjinya untuk memperbaiki jalan rusak diduga dampak dari beban kendaraan yang digunakan industri perusahaan tersebut.

LEBAK, CNC MEDIA.- Janji PT Cemindo Gemilang itu diucapkan General Manager Tan min Tan pada saat audiensi dengan masyarakat disaksikan Forkopimcam Bayah dan dihadiri kepala Desa Darmasari (saat itu Ahmad Yani-red) dengan masyarakat pengguna jalan yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lebak Selatan (AMLS) beberapa bulan lalu.

banner 336x280

“Pada Februari 2021 didepan beberapa perwakilan masyarakat diantaranya, AM Erwin Komara Sukma, Kukun Kurnia, Hasan Sadeli, dan yang lainnya General Manager Tan Min mengatakan akan membangun jalan Cibayawak yang sekarang dipakai parkiran kendaran besar tersebut pada tahun ini 2021. Namun sudah masuk ke bulan 9 yakni bulan September jalan tersebut masih dibiarkan rusak dan belum dibangun,” terang Hasan Sadeli mengingatkan, Kamis (09/09/2021).

Lili Suheli, salah satu warga yang hadir waktu demo jalan Cibayawak kepada media juga mengatakan, “Ini sudah masuk ke bulan September mendekati akhir tahun, tapi perusahaan PT Cemindo Gemilang masih belum melakukan pembangunan jalan tersebut. Jangan sampai janji yang di ucapkan hanya untuk membohongi masyarakat pengguna jalan tersebut,” kata Lili.

Baca juga :  Kanit Binmas Polsek Cijaku Polres Lebak Menghadiri Sertijab Kepala Desa Se-Kecamatan Cigemblong

“Saya berharap pihak perusahaan segera melakukan pembangunan jalan tersebut karena itu sudah janji perusahaan yang disampaikan GM PT Cemindo Gemilang saat pertemuan di kantor desa Darmasari kecamatan Bayah. Jelas ko, semua direkam oleh teman saya sodara Hasan Sadeli. Jalan ini juga menjadi jalan paling aktip dilalui bagi wisatawan yang mau ke Sawarna dan Pulomanuk, destinasi wisata. Harus bagus jalannya karena dan sering di kunjungi wisatawan baik warga lokal maupun dari luar daerah,” ucapnya.

“Saya juga sering menanyakan terkait pembangunan jalan tersebut pada sodara Hasan. Karena dia yang sering berkomunikasi dengan pihak perusahaan. Jawabnya kita tunggu sampai Akhir September aja dulu, moga di bulan 10 sudah mulai dilakukan pembagunan,” tambah Lili.

Sementara, Ace Krisnayuda, tokoh pemuda asal Sawarna berharap perusahan tidak mengingkari janji untuk pembangunan jalan tersebut. “Kami sangat terganggu dengan kondisi jalan tersebut. Udah licin kadang jalanan penuh di pakai parkir kendaraan besar,” ujar Ace.

Kekesalan masyarakat terhadap kondisi jalan tersebut juga sangat jelas nampak dari tokoh Lebak selatan, AM Erwin Komara Sukma. Ia mengungkapkan kekesalannya saat bertemu tim media.

Baca juga :  Gebrak Masker Cegah Penyebaran Covid-19, Kecamatan Malingping Bagikan 2500 Masker

“Saya minta pihak pemerintah juga jangan diam saja dengan kondisi jalan tersebut, pemerintah melalui PUPR kabupaten Lebak harus mendesak pihak perusahaan segera merealisasikan pembangunan jalan Cibayawak,” tegas Erwin.

“Ingat! jalan Cibayawak salahsatu akses menuju kawasan wisata Sawarna dan Pulomanuk, banyak wisatawan yang merasa aneh dengan sikap acuh perusahaan yang membiarkan jalan itu tetap rusak dan licin,” cetusnya.

“AA berharap ibu Bupati Lebak Hj Iti Oktavia Jayabaya turun tangan dan menegur pihak perusahaan yang lalai akan kewajiban dalam menyediakan pasilitas umum (pasum) dan pasilitas sosial (pasos), karena itu sudah menjadi kewajiban pihak perusahaan. Jangan dibiarkan seperti ini. Ingat! citra pemerintah akan rusak bila pejabatnya acuh dalam menanggapi sebuah persoalan,” pungkas Erwin. (red)

Redaksi CNC MEDIA

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *