LEBAK  

Truk Tronton Pengangkut Limbah Batubara Terperosok di Jalan Raya Saketi-Malingping

LEBAK, CNC MEDIA – Sebuah truk tronton dengan nomor polisi E 9069 VC milik PT Teknotama Lingkungan Internusa mengalami kecelakaan di Jalan Raya Saketi-Malingping, tepatnya di Genggong, Desa Kerta Rahayu, Kecamatan Banjarsari, pada Rabu (7/5/2025) sekitar pukul 15:45 WIB.

Kendaraan yang mengangkut limbah batubara dari Majalengka menuju Semindo Bayah tersebut terperosok ke parit akibat sang sopir mengantuk. Beruntung, dalam insiden ini tidak ada korban jiwa, dan sang sopir berhasil selamat.

“Saya mengantuk, tiba-tiba sudah terperosok ke parit. Ini murni kesalahan saya karena kurang hati-hati. Limbah ini berasal dari Majalengka dan sedang dikirim ke Semindo Bayah,” ungkap sopir truk.

Namun, limbah batubara berjenis tanah lembek seperti fly ash yang diangkut truk berserakan di kebun pisang milik warga, memicu kekhawatiran akan dampak lingkungan, karena diduga mengandung logam berat dan bahan kimia berbahaya yang dapat mencemari air dan tanah.

Sorotan dari Aktivis Lingkungan

Menanggapi kejadian ini, Tanoe Wijaya, seorang aktivis dari Kecamatan Banjarsari, menyoroti potensi dampak limbah terhadap lingkungan.

“Terlepas dari bahaya atau tidaknya, ini tetap limbah dengan bau menyengat. Saya berharap dinas terkait segera melakukan pemeriksaan karena limbah ini bisa saja membahayakan,” ujarnya saat di lokasi kejadian. Rabu (7/5/2025).

Menurutnya, meskipun fly ash dan bottom ash tidak lagi dikategorikan sebagai limbah B3, tetapi tetap memiliki potensi dampak lingkungan.

“Limbah ini dapat mengandung logam berat dan bahan kimia berbahaya yang berisiko mencemari air dan tanah,” tambahnya.

Harapan agar Ada Tindakan dari Pihak Berwenang

Warga dan aktivis lingkungan berharap agar dinas terkait segera turun tangan untuk memastikan penanganan limbah yang tercecer serta mengevaluasi prosedur pengangkutan material berpotensi berbahaya di wilayah tersebut. (Bj-CNC)