banner 728x250

Sikap Tegas Irna Pecat Kadispora, Buntut Hadiah Bupati Cup

  • Bagikan
banner 468x60

Pandeglang, CNC MEDIA.- Hampir sepekan sudah polemik tentang hadiah perlombaan olahraga Bupati Cup di Pandeglang yang hanya sebesar Rp 95000.

Sebagaimana diketahui Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pandeglang, yang menggelar perlombaan cabang olahraga bertemakan Bupati Cup. Telah menimbulkan kontroversi yang membuat banyak kalangan sangat menyayangkan karena besaran hadiah untuk para juara dianggap sangat tidak wajar.

banner 336x280

Bupati Pandeglang Irna Narulita memecat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pandeglang buntut dari hadiah atlet pemenang Bupati Cup yang hanya berisi Rp 95.000. Hadiah yang sedikit itu pun sontak menjadi pembicaraan di media sosial. 

Dari itu, Irna mengambil sikap tegas. Ia mengatakan, Kadispora Dadan Saladin dicopot karena sudah mencoreng nama baik dirinya sebagai bupati. 

“Sudah saya berikan peringatan tadi, copot Kadispora,” kata Irna saat menyerahkan hadiah tambahan kepada atlet di Setda Pandeglang, Senin (20/12/2021).

Menanggapi pencopotan tersebut, Dadan hanya pasrah. 

“Ya copot-copot saja, rezeki, ajal sudah ada ketentuannya dari Allah, hanya bagaimana kita menyikapinya,” kata Dadan, Selasa (21/12/2021).

Dadan tidak menampik pernyataan Irna yang disebut sudah mencoreng nama baik bupati. Dadan juga mengakui dirinya tidak melaporkan kegiatan tersebut ke bupati. 

Baca juga :  Bupati Irna Curhat Ke Jokowi Tentang Penanganan Covid 19 dan Percepatan TOL Serang-Panimbang

“Enggak ada komunikasi ke Ibu, kelemahan saya tidak lapor,” kata dia. 

Seperti diketahui, beberapa hari terakhir sebuah foto viral di media sosial menampilkan jumlah uang hadiah Bupati Cup 2021.

Juara satu cabang olahraga panjat tebing di Bupati Cup Pandeglang mendapat hadiah Rp165 ribu. Sementara, juara tiga cabor panjat tebing menerima hadiah Rp90 ribu.

Bahkan, juara satu cabor pencak silat hanya mendapatkan hadiah Rp45 ribu. Jumlah hadiah yang kecil itu pun menjadi pembicaraan warganet.

Menanggapi hal itu, Bupati Irna menyemprot Kadispora Dadan Saladin dan sejumlah pejabat lain saat apel pagi di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Pandeglang.

“Intinya ada kegiatan Bupati Cup yang saya tidak tahu. Semua kesalahan saya ambil alih, walaupun yang salah kepala dinas. Dia tidak menghargai atlet-atlet,” kata Irna.

Irna pun menyinggung soal pengelolaan anggaran Rp150 juta untuk Bupati Cup 2021 yang mestinya cukup untuk hadiah lomba lebih layak.

Sebab itu, ia meminta pejabat inspektorat melakukan audit atas penyelenggaraan Bupati Cup itu.

Baca juga :  Belasan KK Terima Bantuan Bedah Rumah dari SUTI'AH SM di Kecamatan Cikeusik

“Sudah saya beri peringatan. Saya copot Kadispora. Nama baik saya tercoreng,” ujar Irna.

Menurut Irna, bawahannya itu menyelenggarakan Bupati Cup dengan anggaran sedikit, tetapi ingin memberikan banyak hadiah.

“Inisiatifnya bagus. Uang tidak ada, tapi dia gelar tiga cabang olahraga. Satu cabor itu 42 hadiah,” kata Irna.

“Kalau memang tidak ada uang, dia bisa gandeng perusahaan CSR. Bupati juga sanggup. Saya pulang dari Kabupaten Batang tidak tahu apa-apa,” ujarnya.

Irna mengaku baru pulang melakukan perjalanan dinas tanpa mengetahui soal Bupati Cup 2021. 

Meski begitu, ia memastikan dirinya selalu menghargai para atlet yang mengharumkan nama daerahnya.

“Masukan dari warganet, saya sangat apresiasi. Selama saya jadi bupati, tidak pernah saya tidak menghargai para atlet yang membawa nama baik Pandeglang dengan pialanya,” kata Irna.

Setelah kejadian itu viral, Irna mengatakan telah memberikan tambahan hadiah bagi para pemenang Bupati Cup.

“Jadi, saya tambahkan penghargaannya dan hadiahnya juga untuk pengurus cabang olahraganya bisa diberikan perhatian,” ujarnya.

Minta Maaf dan Tambah Hadiah Atlet

Atas kejadian itu, Irna Narulita meminta maaf dan menambah bonus para atlet.

Baca juga :  Pelatihan Pokja Relawan Pendataan SDGs Desa Ciseureuheun Up Tahun 2021

“Saya minta maaf ini sangat melukai para atlet-atlet muda kita,” kata dia. 

Irna mengatakan, ia tidak tahu adanya kegiatan Bupati Cup tersebut. Sebab, tidak ada laporan dari Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Pandeglang, Dadan Saladin terkait kegiatan tersebut. 

Selain itu, sambung Irna, Dadan juga tidak datang untuk konsultasi saat hendak menyelenggarakan acara itu. Bahkan, Irna mengaku baru mengetahui terkait hadiah itu saat sudah heboh di media.  

“Kepala dinas nggak ada koordinasi, datang ke bupati. Mungkin dia pikir wah bupati happy nih, tapi mencoreng nama baik bupati dengan penghargaan hadiah yang remeh temeh begitu,” ujarnya. 

Setelah viral, Irna kemudian memberi hadiah tambahan untuk para atlet pemenang Bupati Cup sebesar Rp 60 juta. 

“Saya tambahin tadi 60 juta rupiah, dibagilah, yang penting ibu tutupin,” ujar Irna.

Akibat kejadian tersebut, Irna mengaku telah mencopot Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Pandeglang Dadan Saladin, meski Irna belum menyebut sanksi tersebut akan diberlakukan.

Redaksi CNC MEDIA

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *