PROYEK JEMBATAN KEDUNG PT. KRONJO PUTRA PERDANA DI DUGA ABAIKAN K3

Tangerang, CNC MEDIA.- Pada Selasa (27/10/2020) Proyek jembatan Kedung di dalam pantauan awak media.

Kegiatan Pembangunan Jembatan Kedung yang saat ini dalam masa pelaksanaan bersumber dari dana APBD Kabupaten Tangerang 2020.

Namun dalam pelaksanaanya terkesan abaikan (SOP) Standart Oprasional Prosedur dalam hal ini pelaksana kegiatan terkesan di duga abaikan Keselamatan dan kesehatan Kerja K3 terlihat jelas dalam dokumentasi awak media pekerja tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, terlebih lagi saat pandemik covid 19 yang memang pemerintah pusat maupun daerah mewajibkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan, hal ini nampak jelas diabaikan.

Terkait ini mendapat sorotan tajam dari beberapa aktifis tangerang seperti yang di ungkap Cecep Rohana kepada awak media.

“Pelaksana proyek yang seperti ini terkesan asal hingga berani abaikan k3 yang memang perlu mendapat teguran, kami akan ingatkan dan sampaikan kepada pihak terkait, akan hal ini karena saya rasa ini akan bardampak buruk akan kualitas, memang berangkat dari hal kecil seperti K3 dampak sangat besar dengan kualitas dan kuantitas pekerjaan apa lagi ini terkait kontruksi jembatan yang memang pelaksana di wajibkan untuk menerapkan K3 karena dengan menerapkan K3 berarti perusahaan peduli akan keselamatan dan kesehatan pekerja kalau memang faktanya di abaikan berarti pelaksana atau perusahaan telah abaikan kewajiban nya langgar aturan pemerintah dan kemungkinan dalam pelaksanaannya
pun asal jadi,” ungkap Cecep kepada awak media (27/10/2020).

Baca juga :  Kepala Dinas Pariwisata Prov Banten Lantik Dewan Pengurus Community Perias dan Make Up Artist (MUA) 2021-2024

Untuk sekedar informasi proyek Jembatan Kedung yang di biayai APBD kabupaten Tangerang tahun anggaran 2020 dengan nilai kontrak Rp 7.025.757.500,00,- yang berlokasi proyek di wilayah kecamatan Gunung Kaler yang dikerjakan oleh PT.KRONJO PUTRA PERDANA selaku pelaksana, dengan alokasi waktu 106 (seratus enam) hari kalender.

Saat awak media konfirmasi lebih lanjut pihak terkait belum bisa ditemui. (wahyu/CNC)

Redaksi CNC MEDIA

CNC MEDIA

Akurat dan terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *