Praka ANG Kena Sanksi Tegas dan Minta Maaf Kepada Ibu Pengendara Motor Korban Insiden di Bekasi

Bekasi, CNC MEDIA.- Anggota TNI yang viral karena tendang ibu-ibu yang sedang bonceng anak di Jalan Raya Jatiwarna, Bekasi, akhirnya meminta maaf. 

Praka Arya Nobel Gideon (Praka ANG), anggota Denhanud Kopasgat TNI AU, disanksi dan ditahan setelah menendang Sri Dewi Kemuning (21) yang memboncengkan anaknya. TNI AU pun menjelaskan duduk perkara persoalan tersebut.

Kadispenau Marsma Indan Gilang Buldansyah menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Senin (24/4/2023) di Jalan Raya Hankam, Jatiwarna, Kota Bekasi. Saat itu Praka ANG hendak pulang setelah selesai bertugas.

Saat kejadian Praka ANG tengah mengendarai sepeda motornya dengan posisi di belakang Sri Dewi. Sesampai di TKP, ada motor di depan mereka yang melakukan pengereman mendadak.

“Praka ANG mengendarai motor di belakang motor yang dikendarai Sri Dewi Kemuning. Ketika sampai di pertigaan jalan raya Hankam Mabes TNI, Jatiwarna, Bekasi, tiba-tiba, motor yang di depannya, melakukan pengereman mendadak,” kata Indan saat dihubungi, Selasa (25/4/2023).

Sontak Sri Dewi pun kaget dan menghentikan kendaraannya secara mendadak. Berbarengan dengan itu, Praka ANG pun kaget dan menabrak motor Sri Dewi. Setelah itu, terjadi dialog di antara keduanya berujung Praka ANG menendang motor Sri Dewi.

“Dari peristiwa tersebut, terjadilah dialog antara Praka ANG dan Sri Dewi Kemuning, hingga memicu tindakan penendangan oleh Praka ANG kepada bagian samping motor Sri Dewi Kemuning,” ujarnya.

Praka Arya Nobel Minta Maaf

Praka Arya Nobel Gideon dan Komandan Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) 471 Pasgat Letkol Pas Bagus Ajar Pamungkas mendatangi langsung kediaman korban untuk meminta maaf secara langsung.

“Saya atas nama pribadi Praka ANG saya mengaku saya salah atas kejadian yang saya lakukan kemarin yang merugikan Bapak dan keluarga,” kata Praka ANG.

Praka ANG memohon agar keluarga korban menerima permintaan maafnya. Dia juga berjanji akan menjadi orang yang lebih baik ke depannya.

“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, saya mohon agar bapak dan keluarga bersedia memaafkan saya dan mendoakan saya agar ke depan hari menjadi orang yang lebih baik lagi atas kejadian ini,” ujarnya.

Menjawab hal tersebut, orang tua Sri Dewi menerima permintaan maaf Praka Arya Nobel atas tindakannya menendang anak dan cucunya.

“Ya saya maafkan atas perbuatan sampeyan atau kesalahan sampeyan pada anak saya dan cucu saya. Sekali lagi saya maafkan secara hati yang paling dalam juga kita bersaudara semuanya,” kata orang tua dalam postingan resmi yang diunggah akun Twitter TNI AU, Selasa (25/4/2023).

Meski demikian, orang tua Sri Dewi meminta Praka ANG tidak mengulangi perbuatan serupa ke depannya.

“Tapi pesan saya cuma satu, jangan sampai diulangi lagi kepada siapa pun, kalau bisa terakhir kepada anak saya atas perbuatan sampeyan,” ujarnya.

Kopasgat Sampaikan Permohonan Maaf

Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU, melalui Komandan Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) 471 Pasgat, Letkol Pas Bagus Ajar Pamungkas, menyampaikan permohonan maaf kepada Sri Dewi Kemuning (21 th), pemotor yang mengalami insiden salah paham dengan anggota Denhanud 471, Praka ANG, di Jalan Hankam Mabes TNI, Bekasi.

Pihak keluarga korban, yaitu Sri Dewi Kemuning dan ayahnya sudah memaafkan peristiwa yang terjadi pada Senin siang kemarin (24/4/2023).

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah, S.Sos, menyebutkan, pihak TNI AU, melalui Komandan Denhanud 471 Pasgat, telah mendatangi rumah Sri Dewi Kemuning, di Pondok Ranggon, Bekasi untuk menyampaikan permohonan maaf.

“Sesuai instruksi pimpinan TNI AU, kejadian tersebut telah ditindak lanjuti dengan penyampaikan permohonan maaf kepada korban. Anggota yang bersangkutan juga sudah diberi sanksi tegas oleh atasannya,” ujar Kadispenau.

Kejadian bermula ketika sepulang turun jaga, anggota Denhanud 471 Pasgat Praka ANG, mengendarai motor, dibelakang motor yang dikendarai Sri Dewi Kemuning. Ketika sampai di pertigaan jalan raya Hankam Mabes TNI, Jatiwarna, Bekasi, tiba-tiba, motor yang di depannya, melakukan pengereman mendadak, sehingga Praka ANG tanpa sengaja menabrak motor di depannya.

Dari peristiwa tersebut, terjadilah dialog antara Praka ANG dan Sri Dewi Kemuning, hingga memicu tindakan penendangan oleh Praka ANG kepada bagian samping motor Sri Dewi Kemuning.

Bagi masyarakat yang mengalami atau melihat tindakan pelanggaran oleh anggota TNI AU, silahkan dapat melaporkan ke satuan TNI AU terdekat. (Red-CNC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *