banner 728x250

Perihal Pemberhentian semua Kader Posyandu Desa Sodong, Entus Mujani (Ketua DPC RJN Kab Pandeglang Angkat Bicara

  • Bagikan
banner 468x60

Pandeglang, CNC MEDIA.- Pemberhentian sepihak oleh Kepala Desa Baru terhadap semua Kader Desa Sodong menuai polemik, pasalnya pemberhentian tersebut dinilai subjektif dan mengesampingkan aturan-aturan yang ada.

Terkesan menonjolkan keegoisan sebagai seorang kepala desa. semua Kader posyandu diberhentikan tanpa tedeng aling-aling.

banner 336x280

Tidak jelas kesalahannya apa? bahkan tanpa surat peringatan terlebih dahulu, semua kader langsung dipecat dan diganti oleh yang baru.

Melihat persoalan tersebut Entus Mujani, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Ruang Jurnalis Nusantara (DPC. RJN) Kabupaten Pandeglang angkat bicara.

“Saya menyesalkan adanya perilaku arogan dari seorang kepala desa (inisial R) ini, seharusnya sebagai Kepala Desa baru bisa mengayomi dan memberdayakan potensi SDM yang sudah ada dan terlatih (Kader Posyandu, red)”.

“Mengganti semua Kader bukanlah solusi karena kader baru membutuhkan waktu untuk beradaftasi dan belajar tata kelola dan tata kerja diposisinya tersebut, sedangkan pelayanan posyandu kepada masyarakat harus tetap berjalan”.

“Pekerjaan kader posyandu menyangkut kesehatan orang banyak bahkan kesehatan balita dan anak-anak yang akan menjadi penerus bangsa, jadi pekerjaan seperti ini bukan ajang uji coba untuk latihan bagi para kader baru, akibatnya bisa fatal”.

Baca juga :  LSM-GEMPITA Yana, Prihatin Tramadol Dan Excimer Beredar Luas Di Desa Jiput

“Sebaiknya dikaji ulang kebijakan kepala desa perihal ini, jangan hanya mengedepankan keegoisan pribadi lantas mengesampingkan kepentingan umum, plus minusnya harus difikirkan”.

“Seorang Kepala Desa hendaknya jangan mempertontonkan perilaku sewenang-wenang dalam menggunakan kekuasaanya, karena ada publik yang menilai dan para wartawan juga turut memantaunya”. Pungkas Entus.

Redaksi CNC MEDIA

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *