LEBAK, CNC MEDIA.- Ormas Pendekar Banten mengkritisi perbaikan Jalan Nasional III, kewenangan Balai Penanganan Jalan Nasional (BPJN) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yang berlokasi di ruas Jalan Binuangeun-Simpang, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
“Pembangunan Jalan Nasional III ruas Binuangeun-Simpang baru saja dilaksanakan pembangunan dan pelebaran, tetapi di lokasi pelaksanaan di beberapa STA sudah terjadi berlubang dan hotmix yang mengelupas. Dugaan kami pada saat pelaksanaan hotmix yang terpasang sudah ada penurunan panas, diakibatkan pada saat pelaksanaan di malam hari cuaca hujan dan minim akan penerangan pas dilakukan pekerjaan, hanya penerangan seadanya dari Alat TR dan Combain yang dipakai,” ujar H Teddi Saepudin, SH.,M.SI, Ketua Pendekar Banten Korwil V. Sabtu (7/1/2023).
Teddi, juga menjelaskan ada di beberapa lokasi terlihat hotmix yang mengelupas seperti di jalan belokan Wanasalam Karet Desa Wanasalam, di Desa Sukatani, karena material hotmix mengelupas sehingga kerikil batuan hotmix sangat membahayakan pengguna jalan R2 dan R4.
“Kami dari Pendekar Banten Korcam Wanasalam Korwil V memohon kepada pihak kontraktor untuk segera dilakukan hotmix ulang sebelum terjadi Lakalantas,” harapnya. (Red-CNC)
















