LEBAK  

Musim Kemarau Panjang, Warga Desa Margaluyu Paksa Gali Sumur Resapan di Bantaran Kali Cibeurih

LEBAK, CNC MEDIA – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Lebak selama tiga bulan terakhir memicu krisis air bersih berkepanjangan bagi warga Desa Margaluyu, Kecamatan Sajira. Demi memenuhi kebutuhan harian, warga terpaksa menggali sumur-sumur kecil sedalam sekitar setengah meter di sepanjang bantaran Kali Cibeurih.

Meskipun kualitas air resapan tersebut belum sepenuhnya terjamin secara medis, warga tidak memiliki banyak pilihan. Pasokan air dari sungai dan galian darurat menjadi tumpuan utama agar kebutuhan mandi, mencuci, serta konsumsi sehari-hari tetap terpenuhi.

Sekretaris Desa Margaluyu, AA. Kumen, menegaskan bahwa kondisi ini memerlukan penanganan serius dari pemerintah daerah. “Selama tiga bulan terakhir ini, warga kami mengandalkan air dari sungai dan sumur galian darurat di bantaran kali. Untuk kebutuhan air minum, sebagian besar warga terpaksa merogoh kantong lebih dalam untuk membeli air isi ulang,” ujarnya, Kamis (17/9/2026).

Pemerintah Desa Margaluyu berharap instansi terkait, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun Perumda Air Minum setempat, segera mendistribusikan bantuan air bersih serta merancang solusi jangka panjang guna mengatasi krisis tahunan ini. (Yanto-CNC)