PANDEGLANG, CNC MEDIA.- Pembangunan dan renovasi yang terjadi di SDN Kramatmanik 2 Kecamatan Angsana kini sudah selesai dan sudah dapat dipergunakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Namun sayangnya, ternyata pembangunan tersebut tidak mendapatkan kualitas yang bagus, hal itu diduga kuat akibat pihak kontraktor yang mengerjakan asal jadi.
Terbukti, dari pantauan awak media, Sabtu (2/9/2023) di lokasi bangunan tersebut sudah mengalami rusak, dan retak-retak, parahnya lagi, pemasangan bronjong terlihat keropos atau kurang batu.
Nasrullah salah satu kontrol sosial, di lokasi mengaku miris atas pekerjaan yang dilaksanakan oleh pihak rekanan, karena menurutnya, para rekanan yang mengerjakan proyek di SDN Kramatmanik 2, cenderung hanya ingin mengambil keuntungan besar tanpa memperhatikan kualitas dan resiko terhadap pengguna yakni guru dan anak didik di SDN Kramatmanik 2 Kecamatan Angsana, Pandeglang, Banten.
“Saya tidak tahu berapa anggarannya, karena papan proyeknya sudah tidak ada, tapi yang jelas bahwa pelaksana atau kontraktor ini mengerjakan asal jadi, yang mengakibatkan hasil dengan kualitas buruk seperti ini, bisa dilihat, tembok, keramik, TPT, sudah mengalami kerusakan padahal baru saja rampung,” tegasnya.
Sementara Kepala sekolah, Hudi Saputra saat ditanya, dirinya mengaku tidak dilibatkan sama sekali, karena pekerjaan ini merupakan pekerjaan yang dilaksanakan oleh pihak kontraktor. “Saya gak tahu kang, kami pihak sekolah hanya menerima kunci sebagai pengguna, bahkan serah terima juga itu langsung dengan dinas,” singkatnya.
Hingga berita ini dikirim redaksi awak media masih berusaha mencari siapa pelaksana proyek di SDN Kramatmanik 2 tersebut. (Red-CNC)
















