Pandeglang, CNC MEDIA.- Yana, Anggota LSM Generasi Muda Peduli Tanah Air (GEMPITA) mengaku prihatin atas maraknya peredaran obat-obatan berkategori G seperti tramadol dan excimer dikalangan pelajar.
Berdasarkan informasi yang ia terima, obat-obatan yang dilarang untuk dijual secara bebas serta penggunaannya harus menggunakan resep dokter tersebut, malah dijual bebas di beberapa warung di Desa Jiput Kecamatan Jiput Kabupaten Pandeglang yang berkedok toko kosmetik.
“Jadi untuk toko (yang menjual) obat itu sebenarnya sudah marak sekali dan banyak pembelinya. Selain karena harganya murah, mendapatkannya juga mudah (tanpa resep dokter). Jadi wajar kalau sekarang marak tawuran remaja, bahkan anak belasan tahun bunuh-bunuhan. Saya kira itu menjadi salah satu pemicunya,” kata Yana, Jum’at (24/12/2021).
Untuk itu, dirinya berharap instansi terkait dapat menindaklanjuti hal tersebut dengan tindakan yang konkrit seperti melakukan operasi dan patroli harus diintensifkan.
“Tingginya kejahatan mesti dicari penyebabnya, saya menduga itu akibat mudahnya mendapatkan zat yang memabukan (tramadol dan excimer)” tuturnya.
Selain itu, Anggota LSM GEMPITA ini juga mengingatkan pentingnya peran orang tua untuk mengawasi anak-anaknya.
“Karena dalam situasi seperti ini anak-anak bisa saja melakukan apapun tanpa adanya pengawasan dari keluarga (orang tua),” tandasnya.
Redaksi CNC MEDIA