Legislator Lebak Tegaskan Perkuat Toleransi Beragama Ditengah Perkembangan Teknologi

Lebak, CNC MEDIA.- Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Lebak, Musa Weliansyah menegaskan untuk memperkuat toleransi kerukunan umat beragama di tengah perkembangan teknologi untuk keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami mengapresiasi kerukunan umat beragama di Banten,termasuk di Lebak damai dan kondusif,” kata Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Lebak, Minggu, (28/2/2021).

Masyarakat Kabupaten Lebak yang memiliki perbedaan keyakinan, yakni Islam, Katolik, Kristen, Budha, Hindu, Konghucu dan Kepercayaan Sunda Wiwitan masyarakat Baduy, namun hingga kini toleransi kerukunan beragama berjalan baik.

Toleransi kerukunan beragama itu, mereka memiliki sikap saling menghormati, menghargai juga saling membantu dan menolong di tengah pandemi COVID-19.

Selama ini, kata dia, kerukunan umat beragama di daerah itu penuh kedamaian dan belum pernah terjadi konflik sosial maupun perpecahan.

Karena itu, pihaknya meminta Pemerintah Daerah, Kementerian Agama (Kemenag) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) setempat agar terus memperkuat kerukunan beragama melalui pembinaan,dialog dan pertemuan untuk mewujudkan persatuan, kesatuan, dan persaudaraan.

Pemerintah Kabupaten Lebak juga memiliki Peraturan Daerah (Perda) Pendidikan Madrasah Diniyah tentu lebih memahami dan mencintai kerukunan umat beragama.

Baca juga :  Wisata Bendungan Cikoncang Digadang-gadang Akan Menjadi Wisata Alternatif Saat Libur Idul Fitri 2021

“Prinsif ajaran Islam tentu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara wajib menghargai, menghormati perbedaan agama, seperti ayat alquran “Lakum dinukum waliyadin”,” katanya menjelaskan.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lebak Akhmad Tohawi mengatakan selama ini nilai-nilai toleransi di daerah ini berjalan baik dan saling menghormati serta menghargai di tengah keanekaragaman perbedaan agama, budaya, adat dan bahasa.

Kemenag Lebak juga mengoptimalkan penyuluhan-penyuluhan keagamaan untuk pencegahan paham radikal, terorisme dan ajaran sesat yang menjadi ancaman bagi bangsa dan negara.

“Kami menjamin masyarakat Lebak sangat mencintai kedamaian, saling toleransi dan menghargai perbedaan itu ,” katanya.

Redaksi CNC MEDIA
Sourse antara.com

CNC MEDIA

Akurat dan terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *