Klarifikasi Informasi Tak Jelas di Medsos Soal Dugaan ketua RT Pungut uang KPM Rp 400 ribu, ini Faktanya

banner 120x600

Pandeglang, CNC MEDIA.- Adanya isu disalah satu media sosial dengan judul Dugaan ketua RT Kp Haur memungut 400 ribu, kepada KPM Penerima BPNT di Desa Ciseureuheun Kecamatan Cigeulis kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, pada Rabu (02/03/2022).

Sarmin selaku Pembuat Video saat dikonfirmasi menyatakan meminta maaf kepada seluruh masyarakat Desa Ciseureuheun Kp Haur RT 03 RW 09 atas adanya Video yang telah di share ke orang lain.

Hasil klarifikasi yang disampaikan Yadi suami ibu Siti Kholisoh (Pemilik Warung), menjelaskan ke awak media bahwa Sarmin dengan sehat jasmani dan rohani meminta maaf atas yang diperbuat.

Arja’i selaku warga masyarakat Kp Haur Rt. 003/RW 009 saat di konfirmasi awak media mengucapkan terimakasih telah mendapatkan bantuan dari pemerintah senilai Rp.600.000 yang bisa membantu menambah buat tahlilan almarhum istrinya untuk menambah kebutuhan sembako. Dalam acara keluarganya imbuhnya

“Dan itu uangnya saya belanjakan sebagian sesuai kebutuhan, saya hanya berbelanja di warung alakadarnya sesuai kebutuhan sekarang.  tidak merasa ada pengarahan dan paksaan dari pihak mana pun, itu mutlak sesuai kebutuhan di keluarga kami sendiri,” ucapnya.

Lanjutnya, Arja,’i ”Saya cuma belanja untuk yang dibutuhkan saja, saya belanja di warung sekitar namun kurang lengkap, kebetulan pada saat itu pak ketua RT lewat untuk belanja, jadi saya minta tolong nitip untuk pembelian sembako baik itu beras dan yang lain-lain,nya” jadi di sini RT bukan,,ada memungut, tidak memungut, itu tapi saya sendiri yang meminta tolong menitipkan,” jelas Arja,’i.

Masih Arja,’i“Lalu belanjaan yang saya dapat cukup dan bagus kok’ dan saya titipkan ke pemilik mobil mengingat saya tidak punya kendaraan dan masa Paila (Pacekklik),” ungkap Arja’i.

H Sopandi selaku tokoh masyarakat angkat bicara saat bersamaan dengan ketua RT Amat menanggapi isu yang beredar, di medsos atas informasi tersebut tidak benar dan salah asumsi dalam memberikan informasi.

“Kami berharap seluruh elemen masyarakat mari dorong masyarakat yang kurang mampu agar selalu terbantu, mengingat keluarga Sarja,’i dalam segala keterbatasan keadaan,” harap H Sopandi.

Sementara, Amat selaku ketua RT 003 RW 009 saat di konfirmasi menjelaskan ,”Kami hanya membantu keluarga Arja’i yang hendak persiapan tahlilan lalu ada beberapa masyarakat yang lain menitip belanja kepada saya. adanya informasi pungutan tersebut itu tidak benar, itu hanya salah asumsi saja “ tuturnya.

Di tempat yang sama Ketua RW 009, Ketua RT 001 dan Ketua RT 003 beserta masyarakat setempat secara gamblang menjelaskan klarifikasi atas informasi yang tidak jelas terkait informasi pemungutan uang keluarga Penerima manfaat (KPM) senilai tersebut ternyata faktanya salah asumsi. (NS-CNC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *