LEBAK, CNC MEDIA — Bupati Lebak, Hasby Asidiki Jayabaya, dikabarkan akan melakukan reformasi birokrasi di lingkungan satuan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Lebak. Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Ketua Umum DPP Ormas Badak Banten Perjuangan, Eli Sahroni, yang akrab disapa King Badak.
“Saya mengapresiasi Bupati Lebak yang akan melakukan mutasi dan rotasi pegawai di OPD. Reformasi birokrasi ini penting untuk mendukung pelaksanaan program kerja Bupati selama lima tahun ke depan,” ujar King Badak. Kamis (21/8/2025).
Dorongan untuk Efisiensi dan Transparansi
Menurut King Badak, reformasi birokrasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas pelayanan publik. Ia menilai bahwa perubahan ini akan berdampak positif bagi masyarakat Lebak, terutama dalam hal:
– Peningkatan kualitas layanan publik
– Pengurangan birokrasi yang berbelit
– Transparansi dalam pengelolaan anggaran
“Saya percaya, dengan kepemimpinan dan visi yang kuat, Bapak Bupati mampu membawa Kabupaten Lebak menjadi lebih baik dan lebih maju,” tambahnya.
Penempatan Pejabat Berdasarkan Kinerja dan Loyalitas
King Badak juga menekankan pentingnya mekanisme yang adil dan berbasis kinerja dalam penempatan pejabat. Ia menyebut bahwa loyalitas terhadap pimpinan dan kebutuhan organisasi harus menjadi pertimbangan utama.
Berikut analisis King Badak terkait nama-nama pejabat yang dinilai layak menduduki posisi strategis:
1. Kepala dinas pendidikan di isi oleh Dodi Irawan
2. Sekdis Pendidikan, Iyan Fitriyana
3. Sekertaris inspektorat , Maman
4. Kabid arsip Hidayatullah
5. Kabag umum Hendriana
6. Dinas Pupr H Dade
7. Yosep di tempatkan di staf ahli bupati bidang perencanaan
8. Yadi di tempatkan di staf ahli
9. Hari setiono di tempatkan di ASDA 2
10. Azis di tempatkan di Setwan
11. Rina di tempatkan sekdis BKSDM
12. Orok keneh di tempatkan di kadis arsip
13. Irvan di tempatkan di staf ahli bidang pembangunan
14. Yeti di tempatkan di sekdis indag
15. Rusito di tempatkan di staf ahli bidang pengawasan.
“Saya hanya beranalisis, bukan memastikan. Penilaian ini saya buat berdasarkan kinerja mereka selama ini,” tutup King Badak. (Red-CNC)















