Jalan Stadion Maulana Yusuf Kota Serang Dipenuhi Pedagang dan Parkir Liar

Serang, CNC MEDIA.- Jl sekitar stadion Maulana Yusuf dipenuhi para pedagang kaki lima dan parkir liar sehingga menggangu para pengguna jalan Roda 2 dan roda 4 yang hendak jalan menuju jl pintas ke pintu tol Serang Timur dan arah sebaliknya ke jl komplek Pasir Indah Serang, Sabtu (26-12-2020).

Eli/jaro, ketua GP3B menyampaikan kepada awak media padahal Walikota Serang pernah menyampaikan saat dilantik di kawasan Banten Lama,

“Walikota Serang Syafrudin telah mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan program 100 hari kerja setelah pelantikan. Difokuskan kepada tiga aspek, yaitu PKL (pedagang kaki lima), kebersihan kota dan kelancaran lalu-lintas apa hanya berlaku 100 hari saja,” ujar eli.

Ironisnya menurut informasi yang didapat dari salah satu pedagang yang enggan di sebutkan namanya para pedagang dan parkir liar tersebut dikoordinir oleh beberapa orang yang menjadikan lahan pungli bagi mereka, memanfaatkan situasi dengan alasan keamanan dan kebersihan sehingga tidak memikirkan dampak kepada masyarakat luas yang sudah membuat tidak nyaman bagi para penguna jalan.

Baca juga :  Guna Menegakkan Pemberlakuan PPKM Level-3. Sat Binmas Polres Cilegon Berikan Himbauan Pada Pedagang dan Pengunjung

Ketika dikonfirmasi kepada Kabid Trantip Satpol PP Kota Serang melalui pesan WhatsApp, TB Hasanudin, menjelaskan bahwa beliau sedang libur dan berada di rumah.

Ketika dipertanyakan oleh awak media terkait surat edaran nomer: 556/1044/Setda, dari Walikota Serang yang mana disitu dijelaskan dimasa covid 19 dalam menyambut Natal dan Tahun Baru dilarang bagi tempat hiburan, hotel, rumah makan dan tempat tempat yang dapat menimbulkan kerumunan massa, yang bertujuan memutus mata rantai penyebaran covid 19, bahkan dalam isi surat tersebut ada kata kalimat akan menindak bagi siapa saja yang melanggar atau tidak mematuhi surat edaran tersebut, akan dikenakan sanksi.

Kabid Trantip Satpol PP Kota Serang menjawab dengan nada lembut “saya akan bertindak atas dasar perintah dari atasan/kasat dan walikota” ujar TB Hasanudin. melalui pesan invoice record WhatsApp dipenutupnya. (Wahyu-CNC)

Redaksi CNC MEDIA

CNC MEDIA

Akurat dan terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *