LEBAK, CNC MEDIA – Lagi-lagi kendaraan tronton pengangkut pasir basah melintas di jalur Saketi–Malingping tanpa memperhatikan keselamatan pengguna jalan. Peristiwa terbaru terjadi di Kampung Pasung, Desa Tamansari, Kecamatan Banjarsari, Minggu (28/6/2026). Truk tersebut diduga membawa material pasir basah dan membiarkan air keluar deras dari bak kendaraan.
Seorang pengguna jalan sempat merekam kejadian itu. Dalam rekaman terlihat air bercampur pasir bukan sekadar menetes, melainkan mengalir deras dari sisi bak tronton. Kondisi ini dinilai berbahaya karena dapat membuat jalan licin, berdebu, dan kotor sehingga mengancam keselamatan pengendara.
“Posisi saya tadi di perjalanan dari arah utara menuju selatan pulang ke rumah. Saya ambil video di depan SDN Tamansari. Plat nomor truk sempat terlihat, tapi kurang jelas,” ungkap salah satu warga. Minggu (28/6/2026).
Warga pun mempertanyakan peran aparat penegak hukum di Kecamatan Banjarsari. Mereka mendesak adanya tindakan tegas terhadap sopir maupun pemilik tambang yang lalai menerapkan aturan.
Selain membahayakan pengguna jalan, ceceran pasir basah juga dianggap mencemari lingkungan. Masyarakat menilai pelaku usaha hanya mementingkan keuntungan tanpa memperhatikan aspek keselamatan. (Bj-CNC)















