banner 728x250

Getol Usir Penambang Ilegal, Advokat Korban Bacok Di Kalsel Meninggal

  • Bagikan
banner 468x60

Kalsel, CNC MEDIA.- Advokat perusahaan batu bara di Tanah Bumbu Kalimantan Selatan (Kalsel) PT Anzawara Satria, Jurkani meninggal dunia setelah dirawat 13 hari di Rumah Sakit Ciputra, Kabupaten Banjar. Korban menderita luka bacok serius akibat serangan brutal di dekat area penambangan ilegal yang masuk konsesi Anzawara.

“Korban benar telah berpulang kerahmatulaah hari ini,” ungkap Kasubag Humas Polres Tanah Bumbu, AKP I Made Rasa, Rabu (3/11).

banner 336x280

Jurkani meninggal sekitar pukul 10.20 WITA. Purnawirawan Polri ini, sebelum peristiwa pembacokan getol mengusir aksi penambang liar.

Kondisi Jurkani sempat membaik dan bisa video call bersama keluarga dan kolega. Namun, kesehatannya kembali memburuk pagi tadi hingga tak lama kemudian menghembuskan nafas terakhir.

Jenazah Jurkani akan dimakamkan di kompleks makam muslim sebelah Masjid Al Karamah, Desa Pakacangan, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Menurut Made, saat ini proses penyidikan terhadap tersangka pembacokan Jurkani, yaitu Nas (44) dan Yur (36) sudah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Baca juga :  Anggota Ormas Tewas Ditebas Matel Di Tengah Jalan Kota Denpasar

“Untuk berkas perkaranya tahap 1 sudah dilimpahkan ke JPU,” beber Made.

Sebelumnya, nasib naas menimpa Jurkani saat dirinya tengah menjaga area milik Anzawara yang dihinggapi penambang liar yang sudah dipasangi police line. Namun para penambang ilegal tersebut tetap nekat menerabas garis polisi.

Redaksi CNC MEDIA

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *