banner 728x250

e-Waroong di Desa Sumurlaban Kec Angsana Salurkan Komoditi Beras Kualitas Buruk Berwarna Kuning

  • Bagikan
banner 468x60

Pandeglang, CNC MEDIA.- Turut prihatin terhadap adanya komoditi yang telah diterima oleh KPM BPNT di wilayah Sumurlaban Pasalnya komoditi jenis beras yang disalurkan oleh agen H. JUHERI pemilik (e-waroong) di wilayahnya Desa Sumurlaban, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Banten pada Sabtu (06/11/2021) berwarna kuning dan kualitas buruk

Menurut, Imron selaku ketua DPC Gaib Perjuangan membenarkan dengan adanya komoditi beras warna kuning dan kualitas buruk hal itu dirinya menuturkan, bahwa penyaluran bantuan sembako beberapa hari kemarin kemarin, selain tak berkualitas, dia juga menilai harga juga melebihi harga pasar di wilayahnya. 

banner 336x280

Tak hanya itu, Imron selaku ketua DPC Gaib Perjuangan juga menyayangkan terhadap Timkor Kecamatan Angsana, karena menurut Imron timkor itu tidak bisa melalukan tindakan tegas terhadap penyedia yang sudah merugikan masyarakatnya sendiri. Mestinya sebagai kepanjangan tanganan Bupati dan dinsos harus empati terhadap masyarakat terlebih pada saat situasi darurat begini.

“Dalam meningkatkan imunitas tubuh ditengah masyarakat, selain mengikuti protokol kesehatan, ketersedian makanan yang harus bergizi dan nutrisi juga harus terjamin, jadi saya berharap bantuan yang telah diterima oleh KPM BPNT disini dapat meningkatkan imunitas tubuh mereka, jadi jangan biarkan beras kualitas buruk dipaksakan diterima oleh KPM,” tegasnya.

Baca juga :  Karena Situasi Kondisi Paparan Covid-19 Meningkat, RJN DPC Pandeglang Tunda Pelaksanaan Pelantikan Pengurus

Imron selaku ketua DPC Gaib Perjuangan 
menegaskan, bahwa dirinya meminta kepada dinas sosial agar melakukan evaluasi terhadap siapapun supplier yang sudah merugikan masyarakat, karena pihaknya mengetahui regulasi penyaluran bantuan yang terjadi di Pandeglang, keberadaan e-waroong hanya sebagai fasilitator dari Supplier.

“Jangan biarkan keberadaan supplier, demi meraih keuntungan menjual komoditas di program secara asal asalan, ingat….! Ini merupakan program dari pemerintah pusat yang mesti dikawal, karena saya meyakini program ini tujuannya untuk keseimbangan daya makan fakir miskin ditengah pandemi covid 19,” tuturnya.

Imrom sudah berusaha menghubungi TKSK via tlp tidak di angkat atau tidak ada jawaban, tidak di jawab dan saya tekankan kepada TKSK dan timkor Kecamatan Angsana jangan mengambil keuntungan pribadi atau golongan golongan saja.

“Setelah saya konfirmasi via telp ke KPM yang enggan disebut namanya beliau membenarkan telah menerima beras kwalitas buruk, ironisnya berhubung sangat butuh untuk makan beras dari bantuan BPNT sampai di oplos dengan beras yang bagus agar supaya bisa di masak/konsumsi,” ucapnya.

Baca juga :  Kabidhumas Polda Banten Hadiri Peresmian Kantor Biro Media Mitra Pol Pandeglang

Redaksi CNC MEDIA

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *