LEBAK  

Digelar Secara Sederhana, Soft Launching UPTD PPD Samsat Malingping

Lebak, CNC MEDIA.- Secara sederhana Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten menggelar Soft Launching Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelola Pendapatan Daerah (UPTD PPD) Samsat Malingping yang berlokasi di Jalan Baru Simpang-Beyeh, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten. Rabu, (23/02/2022).

Wilayah Kabupaten Lebak bagian selatan perlu bersyukur lantaran gedung pelayanan bagi masyarakat yakni gedung Sistem Management Satu Atap (Samsat) Malingping baru saja diresmikan.

Dalam kegiatan yang mengedepankan protokol kesehatan itu, nampak hadir Kepala Bapenda Provinsi Banten, Direktur Lalu Lintas Polda Banten, Kepala PT. Jasa Raharja Provinsi Banten, Ombudsman, Kepala UPT PPD Samsat Malingping, Bank Banten, para Kapolsek dan Camat serta Kepala Desa di Wilayah Lebak Selatan, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Banten, Drs.H. Opar Sohari mengatakan dibangunnya gedung tersebut untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. 

Opar juga mengatakan bahwa Bapenda merupakan salahsatu OPD yang mengumpulkan pundi-pundi rupiah untuk kemudian dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk program pembangunan pemerintah.

“Mendekatkan pelayanan, Milik kita semua, Bapenda salah satu OPD yang mengumpulkan pundi-pundi rupiah, pajak itu hukumnya memaksa karena untuk pembangunan,” ucap Opar.

Lanjut Opar, Berdasarkan data di 10 (sepuluh) kecamatan di selatan Kabupaten Lebak, ada kurang lebih 80 rb kendaraan, mayoritas R2, dan baru 40 persen yg masuk. Oleh karenanya ia berharap agar kesadaran masyarakat wajib pajak lebih meningkat dalam melaksanakan kewajibannya.

“Kami berupaya meningkatkan pelayanan bagi masyarakat wajib pajak, dengan harapan fasilitas dan kemudahan yang disediakan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Budi menyebut perlu ada kesadaran kolektif, bahwa pajak itu bukan untuk perorangan, namun pajak itu untuk membiayai pembangunan, seperti jalan, gedung-gedung pemerintahan dan lainnya.

“Masyarakat perlu ada kesadaran kolektif bahwa pajak itu bukan untuk perorangan, tapi pajak itu untuk pembangunan, 70 persen APBD Provinsi Banten itu berasal dari pajak kendaraan. Adanya gedung yang megah dengan berbagai sarana yang memadai, dan pelayanan yang baik itu bukti upaya untuk mempermudah bagi masyarakat yang akan bayar pajak, sehingga kesadaran kolektif masyarakat wajib pajak diharapkan lebih meningkat,” pungkasnya. (Red-CNC)

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.