banner 728x250

Diduga Menyimpang dari Perencanaan, Pelaksanaan Pembangunan Jalan Desa di Patia Rahayu Asal Jadi

  • Bagikan
banner 468x60

Pandeglang, CNC MEDIA.- Pembangunan Perkerasan Jalan di Kampung Angsana Desa Rahayu Kecamatan Patia Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten Diduga tidak sesuai dengan perencanaan, Ketidaksesuaian tersebut dilihat pada pelaksanaan dikerjakan asal jadi (Asjad).

Dari hasil investigasi dilapangan pemasangan Lapis Pondasi Bawah (LPB), dan untuk Lapis Pondasi Agregat Kelas A (LPA) tidak maksimal, untuk juknis Perkerasan ketinggian LPB minimal 10 Cm, LPA 5 Cm, sehingga kuat dugaan pembangunan jalan yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2021 keluar dari Petunjuk Teknis (Juknis) Perencanaan.

banner 336x280

Selain itu, dilokasi kegiatan pembangunan jalan tidak ditemukan Papan nama proyek yang berisikan Nama Pelaksana, Uraian Volume Pekerjaan, Nilai Besaran Kegiatan yang berfungsi untuk memberitahukan kepada masyarakat di lokasi tersebut sedang berlangsung sebuah proyek yang bersumber dari anggaran pemerintah.

Sementara Kepala desa Rahayu, belum dapat dikonfirmasi baik lewat pesan singkat WhatsApp maupun telephone seluruhnya, meski demikian awak media masih terus menghubungi untuk menggali informasi lebih detail mengenai pembangunan jalan desa tersebut.

Baca juga :  Bulan Pertama Kerja, Hasan Kades Ciseureuheun dan tim vaksinator Puskesmas Cigeulis Gelar Vaksinasi Massal

Menanggapi hal itu, Aris Doris Aktivis Peleton Pemuda Menilai Perkerasan Jalan yang bersumber dari dana desa (Dd) tahun anggaran 2021 di desa Rahayu perlu dilakukan perbaikan ulang agar sesuai dengan proses perencanaan.

“Jika dilihat dari pekerjaan fisik dilapangan pemasangan Lapis Pondasi Bawah (LPB), dan untuk Lapis Pondasi Agregat Kelas A (LPA) tidak maksimal, sebab untuk juknis Perkerasan standar ketinggian LPB minimal 10 Cm, LPA 5 Cm,” ucap Doris.

Doris juga mengatakan, pelaksana kegiatan harus melakukan pemasangan papan nama proyek yang berisi identitas pelaksana, volume pekerjaan, pengawas dan besaran nilai pembangunan.

“Terkait pemasangan papan nama proyek termasuk pekerjaan persiapan (Pre-Construction) yang harus dilakukan berkaitan dengan persiapan lapangan, dan pemasangan papan nama proyek yang strategis, mudah dibaca, dan aman terhadap gangguan,” tuturnya.

Dia juga menegaskan Kewajiban Pemasangan Papan Proyek sebelum dan selama kegiatan membangun dilaksanakan harus dipasang papan proyek yang mencantumkan nama proyek, nama pelaksana, lokasi, tanggal, besaran anggaran.

“Pemasangan papan informasi proyek untuk mempermudah Peran serta masyarakat dalam mewujudkan Penyelenggara Negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme, dan dengan adanya informasi masyarakat mengetahui darimana dan berapa nilai anggaran pembangunan yang bersumber dari anggaran pemerintah,” tutupnya. Andi Irawan. (NS-CNC)

Baca juga :  Bupati Irna Narulita Lantik Pj Sekda Kabupaten Pandeglang

Redaksi CNC MEDIA

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *