LEBAK  

Deklarasi Masyarakat Desa Kerta Menolak Kepemimpinan RZA sebagai Kepala Desa

Lebak, CNC MEDIA – Masyarakat Desa Kerta menggelar aksi demo dan Deklarasi menolak kepemimpinan RZA sebagai Kepala Desa Kerta Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak pada Minggu (2/2/2025).

Dalam aksi tersebut, warga menyampaikan berbagai tuntutan dan keluhan terkait kepemimpinan RZA akibat dugaan beberapa kasus yang dituduhkan warga, bukan hanya narkoba dan kepemilikan senjata api, tetapi juga penodongan kepada salah satu warga.

“Kami warga masyarakat Desa Kerta, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, dengan ini menyatakan bahwa setelah melalui musyawarah bersama, kami telah menuntut Kepala Desa Kerta untuk mengundurkan diri secara terhormat dalam waktu 5×24 jam. Hingga batas waktu yang telah ditentukan, tuntutan tersebut tidak diindahkan oleh yang bersangkutan. Oleh karena itu, kami menyatakan tidak lagi mengakui RZA sebagai Kepala Desa Kerta yang sah, dan menolak segala bentuk kepemimpinannya di Desa Kerta,” ujar salah satu perwakilan warga dalam orasinya.

Demo yang dihadiri oleh ratusan warga ini berlangsung damai dengan pengawalan ketat dari aparat keamanan setempat. Warga membawa spanduk dan poster yang berisi tuntutan agar RZA segera mundur dari jabatannya sebagai Kepala Desa.

“Kami menegaskan bahwa tindakan ini adalah bentuk ketidakpercayaan terhadap kepemimpinan RZA. Kami meminta pihak berwenang untuk segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan demi kepentingan dan kesejahteraan warga masyarakat Desa Kerta,” ujar Dadang perwakilan warga saat diwawancarai oleh awak media.

Sejumlah tokoh masyarakat dan Majlis Ulama Desa (MUD) Kerta turut hadir dalam aksi tersebut untuk memberikan dukungan kepada warga. Mereka menyatakan bahwa kehadiran mereka adalah bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap kondisi Desa Kerta yang semakin memburuk di bawah kepemimpinan RZA.

“Kami berharap pemerintah dan aparat penegak hukum dapat segera mengambil tindakan tegas untuk menyelesaikan masalah ini. Kepemimpinan yang tidak lagi dipercaya oleh masyarakat hanya akan menambah polemik dan ketidakstabilan di Desa Kerta,” kata salah satu tokoh masyarakat.

Peran serta pemerintah harus betul-betul proaktif dan serius menyikapi persoalan yang tengah bergulir tak kunjung selesai. Pemerintah harus bertindak tegas dan netral, supaya kepercayaan masyarakat kepada pemerintah dan aparat penegak hukum tidak ternodai. (Red-CNC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *