banner 728x250

Camat Wanasalam bersama Satpol PP Lebak Tinjau Lokasi Tambak di Tanjung Panto

  • Bagikan
banner 468x60

LEBAK, CNC MEDIA.- Pemerintah Kecamatan Wanasalam dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lebak, meninjau lokasi tambak udang milik PT. Persada Karya Lestari yang berlokasi di Kampung Tanjung Panto, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak- Banten, pada Senin (22/11/2021).

Dalam kunjungannya, Pemerintahan Kecamatan Wanasalam beserta Satpol PP Kabupaten Lebak ini, memverifikasi perlengkapan administrasi perijinan yang dimiliki oleh perusahaan tambak udang tersebut.

banner 336x280

H.Sukanta Camat Wanasalam saat ditemui wartawan, mengatakan, Hari ini Kita turun langsung ke lapangan dalam rangka memverifikasi, membuktikan melakukan pengecekan perijinan dan yang lainnya yang dimiliki perusahaan.

“Informasi awal terkait perijinan perusahaan tersebut sudah memiliki ijin, tapi belum kita lakukan pengecekan secara detail, kalau masalah perijinan perusahaan sudah ada dan memang ini kan informasinya dari humas perusahaan bahwa perusahaan tersebut sudah berjalan selama 5 tahun,” katanya.

Wahyudin Satpol PP Kabupaten Lebak saat ditemui di lokasi tambak, juga membenarkan kalau perusahaan tambak tersebut sudah memiliki ijin.

“Perusahaan tersebut sudah memiliki ijin, dan tadi pihak perusahaan memberikan bukti data kepemilikan ijinnya,” singkat Wahyudin.

Baca juga :  Digugurkan dari Bursa Calon Kepala Desa, Madroji akan laporkan PPKD Parungsari

Sementara, Didi selaku Humas perusahan tambak udang PT. Persada Karya Lestari, mengatakan, Kalau masalah ijin itu sudah ada, dan terkait dengan apa yang beredar sekarang mengenai masalah pembuatan tambak itu salah, jadi gini kebetulan kita ada perbaikan bak penampungan air dari laut dan menggunakan tanah dari luar. Dan kebetulan tambak kita ini untuk budidaya atau pun penampungan air itu tidak digali.

“Padahal setiap adanya pekerjaan seperti proyek itu banyak masyarakat penerima manfaat dari adanya perusahaan tersebut,” ujarnya.

“Dan dari pihak tambak pun itu ada namanya CSR, bahkan sekalipun sudah ada CSR jika ada hal, contohnya seperti perbaikan mushola ada kegiatan hari besar Islam atau kegiatan lain yang kiranya itu sewajarnya kita buka pintu.” pungkas Didi.

Redaksi CNC MEDIA

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *