LEBAK, CNC MEDIA – H. Subekti, S.KM., S.Kep., Ners., Camat Kecamatan Sajira, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bangun Sejahtera Desa Pajagan atas keberhasilannya mengelola program ketahanan pangan berbasis nabati. Hal ini disampaikan langsung saat menghadiri Panen Raya Jagung di lahan ketahanan pangan Desa Pajagan, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (9/7/2026).
Camat Sajira menegaskan bahwa langkah nyata yang ditunjukkan oleh BUMDes Pajagan dapat menjadi role model bagi desa-desa lain di wilayahnya. Keberhasilan ini membuktikan bahwa Dana Desa (DD) yang dialokasikan untuk sektor ketahanan pangan benar-benar dikelola secara produktif dan menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Saya sangat bangga dan mengapresiasi kinerja pengurus BUMDes Bangun Sejahtera Pajagan beserta jajaran Pemerintahan Desa. Panen raya jagung hari ini adalah bukti konkret bahwa jika ketahanan pangan dikelola dengan serius, transparan, dan melibatkan masyarakat, hasilnya akan luar biasa,” ujar Camat Subekti di sela kegiatan petik jagung.
Tiga Pesan Penting Camat Sajira
1. Pemasaran Mutualis – BUMDes diminta mulai memikirkan rantai pasok dan jejaring pasar yang luas agar harga jagung tetap stabil dan menguntungkan petani lokal.
2. Hilirisasi Produk – Tidak hanya menjual jagung mentah, BUMDes didorong berinovasi mengembangkan produk turunan untuk meningkatkan nilai tambah.
3. Transparansi dan Akuntabilitas – Pengelolaan hasil panen dan perputaran modal harus dicatat secara profesional agar kepercayaan masyarakat dan pemerintah daerah tetap terjaga.
H. Atmawijaya, Kepala Desa Pajagan, menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari pihak kecamatan. Ia menjelaskan bahwa lahan yang digunakan merupakan optimalisasi lahan desa yang sebelumnya kurang produktif.
Melalui pengelolaan yang tepat oleh BUMDes, program ini tidak hanya memperkuat cadangan pangan tingkat desa, tetapi juga menyerap tenaga kerja lokal dari proses penanaman hingga panen raya.
“Hasil panen raya musim ini ditargetkan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak lokal serta pasar sayur di tingkat regional,” pungkasnya.
Panen raya ditutup dengan sesi foto bersama dan pemetikan jagung secara simbolis oleh Camat Sajira, Kepala Desa Pajagan, Ketua BUMDes, ibu-ibu PKK, serta tokoh masyarakat setempat. (Yanto-CNC)















