LEBAK  

Program P3-TGAI Sanding Bersatu Dorong Ketahanan Pangan di Lebak

LEBAK, CNC MEDIA – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) merupakan program padat karya tunai yang bertujuan untuk memperbaiki, merehabilitasi, atau meningkatkan fungsionalitas jaringan irigasi berbasis peran serta masyarakat petani. P3TGAI merupakan salah satu program yang mendukung visi Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan nasional untuk Indonesia Emas 2045.

Saat ini pertanian di Indonesia masih mengalami keterbatasan akses air irigasi yang disebabkan oleh musim kemarau dan kualitas jaringan irigasi eksisting yang kurang efisien, sehingga mengurangi produktivitas pertanian. Dengan diadakannya program P3TGAI ini pemerintah ingin melibatkan masyarakat petani secara langsung sebagai penerima manfaat untuk berpartisipatif dalam pengelolaan dan pemeliharaan jaringan irigasi.

Tujuan dari program P3TGAI ini yaitu untuk meningkatkan produksi pertanian, menstabilkan harga pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, dan meningkatkan kemandirian pangan. Salahsatu penerima manfaat dari program P3TGAI ini yaitu kelompok tani P3A Sanding Bersatu yang berlokasi di Desa Sumur Bandung, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak. Kamis (25/06/2026).

Menurut Sahdan sebagai ketua kelompok tani tersebut dengan adanya program P3A (GTAI) ini jaringan irigasi tersier pada desa mereka dapat bertambah sehingga meningkatkan luas tanam, dengan adanya peningkatan luas tanam ini maka hasil panen juga akan meningkat sehingga diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat khususnya petani sebagai penerima manfaatnya langsung.

P3TGAI dilaksanakan untuk mendukung kedaulatan pangan nasional sebagai perwujudan kemandirian ekonomi dengan menggerakan sektor strategis ekonomi domestik melalui pemberdayaan masyarakat petani dalam perbaikan jaringan irigasi, rehabilitasi jaringan irigasi atau peningkatan jaringan irigasi secara partisipatif di wilayah pedesaan.

Sementara, Hendra Bobi Abimanyu sebagai Pemerhati menilai Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) sebagai inisiatif strategis yang sangat efektif. Program ini memberdayakan petani secara langsung melalui sistem swakelola dan padat karya tunai, sehingga memberikan dampak positif terhadap ketahanan pangan nasional.

Kebijakan terus menyerukan agar seluruh elemen bangsa mengedepankan persatuan dan kerjasama, serta menghindari sekat-sekat yang memecah belah demi kemajuan pertanian,” imbuhnya.

Di tempat terpisah, Eli Sahroni mengatakan akan mengawal proses pelaksanaan pembangunan irigasi PT3GAI Program rutin Bidang SDA Kementrian PUPR Indonesia pada wilayah kerja Balai Besar Waduk Sungai Ciujung Cidurian (BBWSCC) Provinsi Banten di Kabupaten Lebak dan Pandeglang ada 111 titik, dengan rincian Lebak 74 titik dan Pandeglang 37 titik.

Tujuannya untuk memastikan agar progres pembangunan irigasi yang dikerjakan oleh kelompok tani PT3GAI memiliki kualitas yang baik sesuai rencana anggaran belanja (RAB) dan juklak- juknis.

“Kami Badak Banten Perjuangan mengawal proses pelaksanaan pembangunan irigasi PT3GAI di Kab Lebak dan Pandeglang, hal itu untuk memastikan hasilnya berjualitas agar manfaat program itu dapat di rasakan masyarakat petani,” kata King Badak panggilan akrab ketua umum ormas Badak Banten Perjuangan.

King Badak mengaku memiliki tanggungjawab moral sebagai anak bangsa terhadap pembangunan insfratuktur irigasi untuk meningkatkan kesejahteran masyarakat. Pihaknya telah mengkordinasikan dengan pengurus DPC dan DPAC Badak Banten Perjuangan di Kabupaten Lebak dan Pandeglang untuk turun kelapangan melihat langsung proses dan progres pembangunan irigasi tersebut. Dan bila ditemukan ada bangunan yang tidak sesuai spek dan RAB segera melakukan kordinasi dengan kelompok dan pendamping untuk membongkar atau memperbaiki bangunan tersebut.

“Saya sudah intruksikan kepada rekan-rekan pengurus BBP di Kabupaten Lebak dan Pandeglang agar turun langsung ke lokasi bangunan irigasi, bila ada yang tak sesuai spek dan RAB segera kordinasikan dengan pendamping dan kelompok untuk diperbaikinya,” imbuh King Badak. (Red-CNC)