BANTEN  

Diduga Limbah Slek B3 Ditampung di Lahan Tertutup di Desa Cemplang, Jawilan

 

SERANG, CNC MEDIA – Dugaan penampungan limbah pabrik kembali mencuat di Kabupaten Serang. Material berbentuk pasir yang diduga merupakan slek hasil produksi baja dan mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3) ditemukan menumpuk di sebuah lahan berpagar di Desa Cemplang, Kecamatan Jawilan, Serang, Banten.

Awak media yang melakukan pengecekan pada Kamis (4/6/2026) mendapati tumpukan material tersebut disimpan secara tersembunyi di lahan yang berdekatan dengan permukiman warga. Material diduga sengaja diangkut menggunakan kendaraan dan ditampung di lokasi tanpa sepengetahuan aparat penegak hukum (APH).

Warga sekitar mengaku tidak mengetahui kapan material tersebut dibawa masuk, diduga dilakukan pada malam hari. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyarankan agar awak media menanyakan langsung ke kantor desa mengenai kepemilikan lahan.

Upaya konfirmasi kepada pemilik lahan berinisial AL belum membuahkan hasil karena nomor kontak yang bersangkutan tidak aktif.

Pantauan di lokasi menunjukkan tumpukan material menyerupai pasir berada tidak jauh dari permukiman warga, menimbulkan kekhawatiran akan dampak lingkungan terutama saat musim hujan.

Ujep, Wakil Ketua Pemuda Pancasila PAC Kecamatan Jawilan, meminta instansi terkait segera melakukan pemeriksaan dan pengawasan.

“Kami berharap ada pemeriksaan dari pihak berwenang agar jelas status material yang ditampung di lokasi tersebut dan tidak menimbulkan dampak bagi lingkungan maupun kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, seorang narasumber berinisial Mister X menyebut material tersebut berasal dari kawasan industri Modern Cikande. Namun, pernyataan “sudah kondusif di lapangan” yang ia sampaikan belum jelas maksudnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai status maupun legalitas aktivitas penampungan limbah tersebut.

Warga berharap Dinas Lingkungan Hidup (DLH Serang) segera turun tangan untuk memastikan jenis material dan dampaknya terhadap lingkungan serta masyarakat sekitar.

(Red tim)