LEBAK  

Kepala SMAN 1 Sajira Tegaskan Pentingnya Pra SPMB untuk Mendapatkan PIN SPMB 2026/2027

LEBAK, CNC MEDIA – Kepala SMAN 1 Sajira, Dedi Supriadi, melaksanakan sosialisasi Pra Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (Pra SPMB) kepada Komite dan orang tua siswa pada Jumat (25/4/2026). Kegiatan ini bertujuan memvalidasi data calon peserta didik, mengunggah dokumen persyaratan, serta memperoleh PIN (Personal Identification Number) sebelum mengikuti SPMB tahun ajaran 2026/2027.

Acara dipimpin langsung oleh Kepala SMAN 1 Sajira, didampingi Wakasek sekaligus Ketua Pelaksana SPMB, Jhoni Rifa’i. Turut hadir Kapolsek Sajira, Ketua APDESI Sajira, Kepala Desa, Kepala Sekolah SMP/MTs, serta Ketua Komite.

Pentingnya Pra SPMB
Dedi Supriadi menegaskan bahwa sosialisasi ini penting agar orang tua memahami tahapan pra-pendaftaran sebelum SPMB resmi dibuka. “Pra SPMB bisa dilakukan secara daring, dan jika ada kendala, calon murid dapat langsung datang ke sekolah tujuan. Data yang diisi dalam Pra SPMB akan digunakan saat pendaftaran SPMB berikutnya,” jelasnya.

Proses dan Verifikasi
Ketua Pelaksana SPMB, Jhoni Rifa’i, menambahkan bahwa calon murid wajib mendaftar Pra SPMB dengan membawa data rapor dari sekolah asal. Data tersebut akan diverifikasi oleh sekolah tujuan. Setelah validasi, calon murid akan mendapatkan nomor pendaftaran dan PIN untuk login ke aplikasi SPMB. PIN ini kemudian diverifikasi oleh Dinas Pendidikan dan digunakan untuk pendaftaran resmi SPMB.

Jadwal Pelaksanaan
Pra SPMB SMAN 1 Sajira berlangsung mulai 20 April hingga 31 Mei 2026. Adapun jadwal SPMB sebagai berikut:
– Jalur Mutasi: 7–10 Juni 2026
– Jalur Domisili Lingkungan Sekolah: 10–15 Juni 2026
– Jalur Domisili Wilayah: 17–20 Juni 2026
– Jalur Prestasi Akademik: 27 Juni–1 Juli 2026
– Jalur Prestasi Non Akademik: 2–6 Juli 2026

Pendaftaran dilakukan melalui laman resmi spmb.banten.prov.go.id. Jika mengalami kendala, calon murid dapat mendaftar langsung ke panitia SPMB di sekolah.

Transparansi dan Zonasi
Jhoni menegaskan bahwa seluruh proses Pra SPMB maupun SPMB di SMAN 1 Sajira berjalan jujur, transparan, dan bebas pungutan liar. Ia juga meminta dukungan kepala desa untuk menyosialisasikan informasi ini kepada orang tua calon murid. “Kami berharap orang tua realistis memilih sekolah, utamakan sekolah terdekat melalui jalur zonasi. Jangan memaksakan sekolah favorit karena berisiko tidak diterima dan kehabisan kuota di sekolah lain,” pungkasnya. (Yanto-CNC)