LEBAK, CNC MEDIA — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Malingping beserta sembilan lembaga di bawah naungannya resmi dilantik untuk masa khidmah 2025–2030.
Acara pelantikan berlangsung khidmat dan penuh semangat di Alula Hotel, Desa Malingping Selatan, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten. Minggu (24/8/2025).
Sebanyak 55 orang pengurus MWCNU dilantik oleh Syuriyah Pengurus Cabang NU Lebak, yang diwakili oleh Wakil Syuriyah, Kiai Hadi. Sementara itu, pengukuhan lembaga-lembaga NU dilakukan oleh Ketua Tanfidziyah MWCNU, KH. Memed Humaedi.
Struktur kepengurusan terdiri dari Rais Syuriyah Kiai Usep Saepudin, Katib K. Eman Sulaeman, Ketua Tanfidziyah KH. Memed Humaedi, Sekretaris M. Iyang Bahtiar, serta jajaran pengurus lainnya.
Apresiasi dan Semangat Perubahan
Ketua Pelaksana, Maman Suparman, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pengurus serta para donatur yang telah menunjukkan loyalitas dan dedikasi terhadap NU.
“Sangat terharu dan bersemangat untuk membuktikan kemajuan. Biasanya pelantikan diadakan di pesantren, namun kali ini kami memilih hotel sebagai lokasi. Ini mencerminkan semangat baru, karena MWCNU Malingping kini dinahkodai oleh kader-kader muda NU,” ujar Wakil Katib MWCNU Malingping.
Gagasan, Eksekusi, dan Kaderisasi
Dalam sambutannya, KH. Memed Humaedi menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah dan membangun semangat kebersamaan di tubuh organisasi.
“Jangan menunggu instruksi, tapi eksekusi. Mari saling bahu-membahu berkhidmah untuk Jam’iyyah NU, seperti pesan Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari: masuklah NU dengan penuh kecintaan, kasih sayang, rukun, dan ikatan jiwa raga,” tuturnya.
Beliau juga mengajak seluruh pengurus untuk segera mengikuti kaderisasi PD-PKPNU sebagai syarat menjadi pengurus yang mampu mengurusi, bukan diurusi.
Tausyiah dan Refleksi Ke-NU-an
Ketua PCNU Lebak, KH. Asep Saepullah, turut memberikan tausyiah yang menguatkan niat berkhidmat di NU.
“Berjamiyyah di NU itu seperti mondok ke Mbah Hasyim. Kalau tidak mondok, ya kita ngurusin NU saja. Pengurus bukan untuk diurusi, tapi harus mengurusi,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi MWCNU Malingping sebagai yang pertama menyelenggarakan konferensi dan pelantikan lengkap, mencakup Syuriyah, Tanfidziyah, dan sembilan lembaga baru.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus PCNU Lebak, unsur Muspika Kecamatan Malingping, MUI, FSPP, Kapolsek, Danramil, MWCNU Cijaku dan Wanasalam, serta Banom NU seperti Ansor, Banser, MDS Rijalul Ansor, IPNU, dan IPPNU. Total peserta yang hadir mencapai 100 orang. (Hens-CNC)















