JAKARTA, CNC MEDIA – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro menegaskan kepada seluruh dosen untuk tidak berbuat curang dalam menjalani dinamika pendidikan tinggi, seperti dalam aktivitas belajar dan mengajar.
Menteri Satryo saat ditemui wartawan di Kantor Kemdiktisaintek, Jakarta, Jumat (22/11/2024), menyatakan pihaknya akan bersikap tegas kepada para pendidik yang melakukan tindakan curang, salah satunya dalam penggunaan joki atau jurnal predator dalam penerbitan naskah akademik.
“Kalau dia mau berbuat curang ya jangan jadi pendidik dong. Silakan cari kerja lain yang bukan di bidang pendidikan,” tegasnya.
Tak tanggung-tanggung, Satryo menegaskan dirinya akan menindak siapapun yang berbuat curang, bahkan hingga level guru besar. “Misalnya guru besar, lolos di kampusnya dengan permainan, kan harus lewat kami juga, di saya pasti nggak lolos,” ujarnya. “Saya bisa tahu kok, orang ini jujur apa nggak dari paper-nya, (kalau bukan standar) joki ini pasti yang buat,” lanjutnya.
Oleh karena itu, Satryo mengajak para pendidik di lingkungan pendidikan tinggi untuk saling menjaga marwah pendidikan tinggi di Indonesia. Ia juga mengingatkan seluruh rektor di Indonesia untuk bersama-sama mengawal dan mengawasi tindakan tak bermoral di ranah pendidikan itu, sehingga dunia pendidikan di Indonesia bisa menjadi lebih baik. (Red-CNC)
















